Pandeglang, Nusantara Media – Semangat gotong royong dan kemanunggalan TNI bersama rakyat kembali terwujud nyata.
Jajaran Tentara Nasional Indonesia (TNI) secara masif menggenjot pembangunan infrastruktur jalan melalui program Karya Bakti TNI Tahun Anggaran 2026 di Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, pada Senin (5/5/2026).
Program strategis ini difokuskan pada jalur vital yang membentang dari Desa Padali hingga Desa Rancapinang.
Langkah ini diambil sebagai upaya percepatan pemerataan infrastruktur guna meningkatkan aksesibilitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat, khususnya dalam memperlancar distribusi hasil pertanian.
Dalam pelaksanaannya, TNI mengerahkan kekuatan penuh secara terpadu. Sebanyak 45 personel diterjunkan ke lokasi, yang terdiri dari 35 prajurit militer, 6 operator alat berat, dan 6 personel tim teknis.
Untuk memastikan pekerjaan berjalan cepat dan efisien, berbagai alat berat dikerahkan ke lapangan. Tercatat ada 7 unit excavator, 1 unit vibro roller, 17 unit truck mixer mini mix, serta 4 unit genset yang beroperasi secara simultan.
"Alat-alat berat ini disebar di beberapa titik krusial seperti Desa Padasuka, Mangkualam, hingga Cibadak, menyesuaikan dengan kebutuhan progres di masing-masing zona," demikian keterangan resmi dari tim teknis lapangan.
Hingga saat ini, secara keseluruhan progres pengerjaan fisik telah mencapai angka 12,33 persen. Salah satu pusat kegiatan berada di Kampung Cisantri, Desa Padasuka yang dijadikan titik stockpile.
Di lokasi ini, proses pemuatan material hingga pengecoran jalan sepanjang 72 meter berjalan lancar berkat sinergi antara prajurit dan operator truck mixer.
Sementara itu, di desa lainnya progres juga menunjukkan tren positif:
Desa Mangkualam: Difokuskan pada penyiapan badan jalan 100 meter dan pemasangan bekisting.
Desa Kramatjaya: Berhasil menyelesaikan pengecoran sepanjang 85 meter, disusul pemasangan drainase dan lapis agregat.
Desa Cibadak: Fokus pada galian saluran drainase 100 meter dan penimbunan material limestone.
Desa Rancapinang: Penyiapan badan jalan 100 meter dan instalasi drainase.
Pihak TNI juga tengah melakukan penyesuaian di Desa Tugu dan Kramatjaya untuk rencana strategis pelebaran jalan dari 4 meter menjadi 5,5 meter.
Tidak hanya berfokus pada pembangunan beton dan aspal, Karya Bakti TNI 2026 juga menyasar pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM). Berbagai penyuluhan telah sukses digelar dengan tingkat capaian 100 persen.
Materi edukasi yang diberikan sangat relevan dengan isu terkini, meliputi bahaya narkoba, sosialisasi bahaya Pinjaman Online (Pinjol) ilegal, hingga literasi penggunaan media sosial yang bijak.
Selain itu, TNI juga menyosialisasikan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Jembatan Garuda, dan Koperasi Desa Merah Putih untuk penguatan ekonomi kerakyatan.
Dengan operasional yang menghabiskan 350 liter BBM per hari untuk alat berat dan logistik, TNI menargetkan pada hari-hari berikutnya pekerjaan akan difokuskan pada lanjutan pengecoran beton, pemasangan Tembok Penahan Tanah (TPT), dan drainase.
Tanpa adanya kendala yang berarti di lapangan, Karya Bakti TNI 2026 di Pandeglang ini diproyeksikan selesai tepat waktu. Jalan yang mulus dan infrastruktur yang memadai diharapkan menjadi urat nadi baru bagi mobilitas dan kesejahteraan warga Banten Selatan.
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!