Akhir pekan balapan Grand Prix Singapura bagi Lewis Hamilton harus berakhir dengan kekecewaan mendalam setelah kesalahan taktis dan masalah teknis radio membuatnya terpuruk dari posisi ketiga hingga finis di urutan keenam. Pembalap berpengalaman asal Inggris tersebut sempat menunjukkan performa kompetitif di paruh pertama balapan dengan mengamankan posisi di belakang rekan setimnya, namun keputusan krusial di pertengahan balapan mengubah segalanya secara drastis.
Momen penentu tersebut terjadi ketika periode Virtual Safety Car (VSC) diberlakukan akibat insiden yang menimpa mobil Lance Stroll. Memanfaatkan kesempatan emas ini, Charles Leclerc dan Kimi Antonelli langsung masuk ke jalur pit untuk melakukan pergantian ban dengan biaya waktu yang sangat murah. Seharusnya, langkah serupa diambil oleh Lewis Hamilton demi mempertahankan posisi kompetitifnya di barisan depan.
Namun, situasi menjadi sangat membingungkan ketika siaran radio tim hanya memperdengarkan instruksi bagi Charles Leclerc untuk masuk pit, sementara Lewis Hamilton tetap berada di lintasan dengan menggunakan ban lunak (soft) yang sudah terpakai lama. Hal ini memunculkan spekulasi bahwa Scuderia Ferrari melakukan blunder taktis yang tidak masuk akal, mengingat strategi satu kali pit stop akan membuat stint kedua menjadi sangat tidak realistis.
Belakangan terungkap bahwa kebingungan tersebut bersumber dari gangguan teknis yang tidak biasa pada sistem komunikasi radio Lewis Hamilton. Kamera onboard dan sistem audio mengalami distorsi parah tepat setelah VSC dimulai, sehingga instruksi penting dari pit wall gagal diterima dengan baik oleh sang pembalap pada momen-momen krusial di sekitar Tikungan 16.
Pihak Scuderia Ferrari menegaskan bahwa mereka telah memberikan instruksi yang sama kepada kedua pembalapnya secara bersamaan. Prinsipal tim memberikan penjelasan tegas mengenai situasi pelik tersebut kepada para awak media setelah balapan berakhir tanpa menyembunyikan rasa frustrasinya.
Baca Juga Vasseur Akui Insiden Duet Ferrari di GP Italia Tak Baik untuk TimPrinsipal tim Scuderia Ferrari mengungkapkan dalam sesi debriefing reguler, "Kami memanggil kedua mobil. 'Teman-teman, kalian masuk pit di belakang VSC.' Salah satu dari mereka berkata, 'tidak, saya lebih memilih tetap di lintasan'. Dia berkata, 'saya melewatkan pintu masuk pit'. Jangan salahkan tim." Pernyataan ini sekaligus meluruskan berbagai asumsi liar yang sempat beredar di paddock.
Meskipun sempat meminta maaf kepada Scuderia Ferrari melalui radio tim atas keputusan strategi yang keliru, Lewis Hamilton tidak dapat memberikan klarifikasi lanjutan secara langsung kepada media pasca-balapan. Kondisi fisiknya dikabarkan kurang baik sehingga harus menjalani pemeriksaan oleh tim medis FIA dan diberikan izin untuk tidak menghadiri sesi media pen wajib.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!