Prinsipal Tim McLaren, Andrea Stella, secara terbuka mengungkapkan rasa puasnya setelah melihat Lando Norris menunjukkan gestur sportif dan membantu rekan setimnya, Oscar Piastri, dalam gelaran Formula 1 Grand Prix Singapura di Sirkuit Marina Bay Street.
Sebelumnya, hubungan internal tim sempat memanas akibat insiden sengit pada balapan Sprint. Lando Norris melakukan percobaan menyalip yang terlalu ambisius pada tikungan terakhir yang berujung pada senggraman dan membuat kedua pembalap McLaren tersebut terpental keluar dari zona poin secara dramatis.
Andrea Stella tidak dapat menyembunyikan kekesalannya kala itu, bahkan menyebut kontak yang mengakhiri balapan secara prematur bagi kedua mobil tersebut sebagai sesuatu yang sama sekali tidak dapat diterima oleh standar tim yang sedang memburu kejayaan di kejuaraan dunia.
Kendati demikian, dinamika berubah secara drastis ketika balapan utama hari Minggu berlangsung. Melihat sang pembalap berinisiatif menawarkan bantuan taktis kepada Oscar Piastri membuat Andrea Stella kembali menaruh apresiasi tinggi terhadap perubahan sikap yang ditunjukkan oleh Lando Norris di atas lintasan.
"Meskipun diskusi dari sudut pandang ini belum sepenuhnya tuntas, masih banyak hal yang bisa kami lakukan untuk menjadi tim yang jauh lebih bersatu dan bahkan lebih kuat," ujar Andrea Stella kepada awak media, termasuk Motorsport Week.
Baca Juga Albon Bantah Ada Ketegangan dengan Sainz Usai Insiden Zandvoort"Saya senang bahwa Lando, pada suatu tahapan dalam balapan, mengadopsi cara berpikir seperti ini. Inilah yang saya harapkan sebagai prinsipal tim. Inilah yang diharapkan oleh seribu orang yang bekerja di McLaren dari para pembalap kami."
"Jadi, adalah hal yang bagus bahwa kita telah memiliki contoh ini dan saya pasti mengharapkan lebih banyak hal seperti itu di masa depan, terlepas dari fakta bahwa mereka akan didengar di radio atau itu akan terjadi di balik pintu tertutup di setiap pertemuan atau dalam cara kita mendekati rencana balapan kita," tambahnya.
Setelah insiden Sprint yang sempat memicu perdebatan mengenai hak kepemilikan tikungan, Lando Norris pada akhirnya melunak dan melayangkan permintaan maaf kepada tim karena menyadari manuver nekatnya sama sekali tidak memperhitungkan risiko keselamatan kedua mobil McLaren.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!