Sirkuit Internasional Sepang menjadi saksi drama luar biasa dalam balapan Pedro Acosta yang sukses merebut kemenangan gemilang pada sesi Sprint Race MotoGP Malaysia 2026. Pertarungan sengit di atas lintasan basah dan kering ini menyajikan ketegangan tingkat tinggi ketika cuaca mulai tidak bersaudara, memaksa sejumlah pembalap mengambil keputusan krusial di area pit lane setelah rintik-rintik hujan mulai turun membasahi aspal sirkuit kebanggaan negeri Jiran tersebut.
Jalannya balapan sebenarnya dikuasai sepenuhnya oleh Alex Marquez sejak awal selepas ia mengamankan posisi pole position yang fantastis. Pembalap BK8 Gresini Ducati tersebut tampil sangat dominan dan memimpin jalannya lomba dengan keunggulan yang meyakinkan atas para rival di belakangnya. Namun, tekanan konstan dari sang kakak, Marc Marquez, serta perubahan cuaca mendadak menciptakan petaka ketika balapan menyisakan beberapa putaran krusial di Sepang.
Petaka bagi Alex Marquez terjadi ketika ia kehilangan kendali bagian depan motornya saat memimpin balapan, menjadikannya tersungkur ke gravel dan harus merelakan kemenangan begitu saja di depan mata. Insiden kecelakaan ini langsung dimanfaatkan dengan sangat baik oleh Pedro Acosta yang mengendarai motor Red Bull KTM miliknya untuk mengambil alih pimpinan lomba hingga garis finis tanpa tersentuh oleh pembalap lain di belakangnya.
Di belakang sang pemenang muda asal Spanyol tersebut, perebutan podium berlangsung sangat ketat dan penuh strategi akibat rintik hujan yang membuat beberapa pembalap sempat masuk ke area pit untuk mengganti motor berban basah. Marc Marquez yang sempat bertarung sengit di barisan terdepan akhirnya harus puas finis di posisi kedua dengan selisih 0,578 detik, mengamankan poin penting untuk pabrikan Ducati Lenovo di klasemen kejuaraan dunia musim ini.
Baca Juga MotoGP Ancam Denda Rp84 Juta bagi Pembalap yang Mangkir Acara FansSementara itu, posisi ketiga sukses direbut oleh pembalap Aprilia Racing yaitu Marco Bezzecchi yang tampil konsisten di tengah kondisi cuaca yang membingungkan. Diikuti oleh Ai Ogura di posisi keempat bersama Trackhouse Aprilia, serta Fabio Di Giannantonio yang melengkapi posisi lima besar untuk Pertamina VR46 Ducati setelah melewati pertarungan yang sangat melelahkan di Sepang.
Kondisi paddock juga diwarnai dengan berita mundurnya pesaing gelar juara dunia yang mengalami cedera, Jorge Martin. Berdasarkan pernyataan resmi tim, Jorge Martin resmi mengundurkan diri dari sisa rangkaian Grand Prix Malaysia akhir pekan ini demi melanjutkan proses pemulihan cedera patah pergelangan tangan yang masih membelenggunya setelah mencoba memaksakan diri turun pada sesi latihan bebas hari Sabtu pagi.
| Pos | Rider | Nat | Team | Time/Diff |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Pedro Acosta | SPA | Red Bull KTM | 10 laps |
| 2 | Marc Marquez | SPA | Ducati Lenovo | +0.578s |
| 3 | Marco Bezzecchi | ITA | Aprilia Racing | +1.31s |
| 4 | Ai Ogura | JPN | Trackhouse Aprilia | +1.793s |
| 5 | Fabio Di Giannantonio | ITA | Pertamina VR46 Ducati | +5.053s |
| 6 | Francesco Bagnaia | ITA | Ducati Lenovo | +8.33s |
| 7 | Brad Binder | RSA | Red Bull KTM | +8.484s |
| 8 | Diogo Moreira | BRA | Pro Honda LCR | +9.001s |
| 9 | Enea Bastianini | ITA | Red Bull KTM Tech3 | +9.101s |
| 10 | Johann Zarco | FRA | Castrol Honda LCR | +9.545s |
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!