PANDEGLANG, Nusantara Media – Pembangunan infrastruktur daerah yang menghubungkan akses antardesa terus dikebut.
Memasuki hari kedua pengerjaan fabrikasi Jembatan Perintis Garuda, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 0117/Panimbang Kodim 0601/Pandeglang Sertu Yudi, terpantau turun langsung ke lokasi proyek pada hari Minggu (20/9/2026).
Kehadiran Sertu Yudi di lokasi bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk pengawasan dan pendampingan nyata dari prajurit TNI AD untuk memastikan proyek vital bagi masyarakat ini berjalan lancar.
Jembatan Perintis Garuda ini nantinya akan menjadi urat nadi penghubung jalur darat antara dua wilayah kecamatan, yakni Desa Cikuya yang berada di Kecamatan Sukaresmi, dengan Desa Idaman di wilayah Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, Banten.
Dalam tinjauan lapangannya, Sertu Yudi tidak hanya memantau progres fisik dari kerangka besi dan material jembatan yang sedang dirakit. Ia juga melakukan interaksi langsung dengan para pekerja proyek.
Secara khusus, Babinsa yang dikenal dekat dengan warga ini memberikan imbauan penting terkait standar pengerjaan konstruksi.
"Kami mengimbau kepada seluruh pekerja di lapangan agar selalu bekerja dengan teliti. Konstruksi jembatan membutuhkan presisi tinggi karena ini menyangkut nyawa banyak orang yang nantinya akan melintas.
Selain itu, tolong selalu utamakan keselamatan dan kesehatan kerja (K3)," tegas Sertu Yudi di sela-sela peninjauannya.
Menurutnya, target waktu penyelesaian memang menjadi prioritas agar jembatan bisa segera digunakan oleh masyarakat setempat. Namun, target tersebut tidak boleh mengesampingkan faktor kualitas bangunan dan keselamatan para tukang yang sedang bekerja.
Baca Juga Staf Kodim 0601/Pandeglang Gelar Apel Olahraga Umum, Jaga Kebugaran dan Kesiapan Prajurit"Hasil yang diperoleh harus sesuai dengan spesifikasi dan target waktu yang telah ditentukan, tetapi tidak boleh ada insiden kecelakaan kerja. Makanya alat pelindung diri harus dipakai, dan kerja sama tim harus solid," tambahnya.
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda ini menjadi angin segar bagi warga Kabupaten Pandeglang, khususnya warga Desa Cikuya dan Desa Idaman. Selama ini, mobilitas antar-kedua desa tersebut kerap menemui kendala, terutama saat membawa hasil bumi untuk didistribusikan ke pasar.
Dengan dibangunnya jembatan yang kokoh, akses transportasi akan menjadi jauh lebih cepat dan aman. Hal ini diyakini akan menekan biaya logistik bagi para petani lokal dan mendorong percepatan perputaran roda ekonomi di kawasan Kecamatan Sukaresmi dan Kecamatan Patia.
Kehadiran Babinsa dari Koramil 0117/Panimbang dalam proyek ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI bersama rakyat.
TNI selalu berkomitmen untuk hadir di tengah-tengah masyarakat, tidak hanya dalam urusan pertahanan, tetapi juga dalam mendukung pembangunan infrastruktur demi kesejahteraan warga di wilayah binaannya.
Proses fabrikasi Jembatan Perintis Garuda saat ini masih terus berlanjut. Warga dari kedua desa berharap cuaca di wilayah Pandeglang tetap bersahabat sehingga proses perakitan hingga pemasangan struktur jembatan dapat selesai tepat waktu dan segera diresmikan penggunaannya.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!