Valentino Rossi mungkin sudah pensiun dari MotoGP lebih dari lima tahun lalu, tetapi jejaknya masih terasa di garasi Ohlins. Jonas Torstensson, manajer balap motor Ohlins, masih mengingat betul bagaimana Valentino Rossi mampu berbicara dengan motornya.
Dalam wawancara dengan Marca.com, Torstensson mengungkapkan keistimewaan Rossi. "Ketika dia naik motor, motor itu berbicara kepadanya, dan dia bisa menerjemahkannya untuk memberi tahu para insinyur apa yang perlu dilakukan agar motor cepat," ujarnya.
Namun, Marc Marquez punya keunikan lain. Ia mampu tampil cepat meski pengaturan motor kurang ideal. "Dia juga bisa mendefinisikan apa yang dibutuhkan motor. Tetapi, jika kami melakukan kesalahan atau tidak menemukan setelan terbaik, dia tetap sangat cepat," kata Torstensson. Ia mencontohkan saat pengujian komponen baru, Marquez langsung mencatat waktu bagus, tapi setelahnya berkata tidak suka. "Saya hanya mendorong lebih keras," jawab Marquez.
Soal Pecco Bagnaia, Torstensson menilai pebalap Ducati itu sensitif dengan cara berbeda. "Pecco sering dikritik karena terlalu sensitif, tapi dari sudut pandang saya, dia pebalap hebat. Saat kami menguji sesuatu, dia tahu persis apa yang dirasakan dan feedback-nya sangat bagus," jelasnya. Bagnaia butuh setelan tepat untuk tampil cepat, dan itu justru membantu para insinyur.
Baca Juga Brivio Yakin Aprilia Potong Jarak ke Ducati: Dominasi Bologna Mulai Goyang di MotoGP 2025?Torstensson juga mengungkap peran penting shockbreaker belakang anyar Ohlins dalam kesuksesan Suzuki merebut gelar 2020 bersama Joan Mir. "Suzuki beradaptasi sangat cepat. Mereka punya Sylvain Guintoli, salah satu test rider terbaik yang pernah saya ajak kerja sama," katanya. Meski bukan faktor utama, komponen itu membantu dan masih dipakai hingga kini.
Ohlins memasok suspensi ke semua pabrikan MotoGP, kecuali KTM yang menggunakan WP. Terakhir kali pebalap juara dunia tanpa Ohlins adalah Nicky Hayden pada 2006 dengan Showa.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!