Lando Norris yakin dirinya tampil lebih baik baik di lintasan maupun di luar lintasan pada musim F1 2026 dibandingkan saat ia merebut gelar juara dunia pada 2025. Keyakinan itu muncul setelah dua kemenangan beruntun bersama McLaren di Hungaria dan Zandvoort, yang menghidupkan kembali harapan dalam pertahanan gelar yang sempat berat.
Juara bertahan F1 itu mengaku bahwa ia dan timnya sempat kesulitan di awal era regulasi baru, membuatnya tertinggal jauh di klasemen. Namun, performa pribadinya justru meningkat. "Saya membalap di level tinggi di paruh kedua tahun lalu. Sulit untuk mengatakan [apakah saya membalap di level tertinggi], tapi saya rasa ini adalah mobil yang lebih sulit dikendarai tahun ini," ujar Lando Norris kepada Motorsport.com.
Norris menjelaskan bahwa peningkatan itu tidak hanya soal kecepatan di lintasan, tetapi juga cara ia bekerja dengan tim di luar lintasan. Ia mencontohkan kerja keras semalam antara sprint race dan grand prix di Zandvoort sebagai bukti nyata. Setelah finis ketiga di sprint, ia dan para insinyur bekerja hingga larut untuk menemukan set-up yang lebih baik, yang akhirnya membawanya meraih kemenangan.
Kemenangan ke-13 dalam kariernya itu ia nilai sangat spesial, bukan hanya karena persaingan ketat, tetapi juga karena proses transformasi yang luar biasa. "Kemarin saya sangat kecewa. Itu sedikit memadamkan semangat saya, melihat betapa kami kesulitan di sprint. Tapi malam itu kami bekerja sangat keras, dan hasilnya terbayar hari ini," tambahnya.
Baca Juga Honda Ungkap Getaran Ekstrem Mesin Aston MartinSaat ini Norris menempati posisi keempat di klasemen dengan selisih 83 poin dari pemimpin klasemen Kimi Antonelli. Meski peluang gelar masih tipis, Norris merasa perkembangan dirinya sebagai pembalap jauh lebih matang, baik secara teknis maupun mental, dibandingkan musim lalu.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!