Kimi Antonelli sudah merasakan pole position di Grand Prix Spanyol, tetapi Lando Norris datang dan merenggutnya di detik-detik akhir kualifikasi di sirkuit baru Madring. Drama itu membuat tim Mercedes sempat berpesta sebelum akhirnya harus menelan pil pahit.
Pada Q3, Antonelli tampil impresif dengan catatan waktu 1 menit 31,835 detik, unggul setidaknya 0,178 detik dari rival terdekatnya. Namun, Norris yang sebelumnya hanya menorehkan 1:32,525, tiba-tiba melesat dengan 1:31,824 dan merebut posisi terdepan. Menurut principal McLaren, Andrea Stella, Norris bahkan kehilangan tiga persepuluh detik di tikungan terakhir, namun tetap cukup untuk mengalahkan Antonelli.

Toto Wolff, principal Mercedes, mengaku sempat yakin bahwa pole sudah di tangan. "Ketika Lewis melewati garis, sepertinya kami sudah menang. Lalu Lando melakukan lap seperti itu dalam kondisi yang tiba-tiba sangat panas, di mana dia sangat baik mengelola overheating ban belakang. Sempurna," ujar Wolff kepada ORF. Meski kecewa, Wolff memilih melihat sisi positif: "Ini tetap keuntungan. Sebelum akhir pekan, saya tidak percaya kami bisa berada di depan di layout trek ini."
McLaren memang tampil kurang meyakinkan di sesi latihan dan kualifikasi sebelumnya, selalu kalah dari Mercedes. Namun, perubahan performa di Q3 mengejutkan banyak pihak, termasuk Wolff. "Itu juga mengejutkan kami. Tapi Lando sudah sering menunjukkan kemampuannya menarik lap seperti itu, terutama dalam mengatasi overheating poros belakang. Dalam hal itu, dia kelas satu," tambahnya.
Baca Juga Tsunoda Cerita Panggilan di Pantai Yunani Jelang Comeback F1Menatap balapan, Wolff menyoroti duel gelar. Lewis Hamilton, rival utama Mercedes, tertinggal 76 poin dari Antonelli, sementara George Russell hanya unggul 10 poin dari mantan rekan setimnya itu. "Yang terpenting adalah kami tidak menabrak apa pun; itu tidak baik untuk cost cap. Dan tidak kehilangan poin dari Lewis dan Ferrari. Saya pikir di sini kami harus mencetak poin, finis di podium, dan berharap di depan Lewis. Itu sudah memenuhi target kami," pungkas Wolff.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!