Sesi kualifikasi Formula 1 Grand Prix Brasil diwarnai oleh drama cuaca ekstrem dan berbagai insiden di atas lintasan. Sejumlah pebalap terdepan di klasemen kejuaraan sudah harus menghadapi penalti grid, namun situasi semakin rumit ketika hujan deras dan badai menerjang tepat saat mobil-mobil bersiap turun ke trek.

Sesi ini terpaksa dihentikan setelah baru berjalan dua menit saja, memicu penundaan yang memakan waktu hampir satu setengah jam sebelum akhirnya bisa dilanjutkan kembali. Hambatan kembali terjadi menjelang sesi Q3 untuk perbaikan pembatas pengaman akibat kecelakaan keras yang dialami oleh pebalap debutan Rafael Camara di penghujung Q2.

Ketika kondisi cuaca sempat menunjukkan tanda-tanda membaik dan para pebalap beralih menggunakan ban intermediate, hujan lebat justru kembali turun dengan deras tepat di paruh akhir Q3. Catatan waktu impresif dari Lando Norris dengan torehan 1 menit 27,470 detik sudah lebih dari cukup untuk mengamankan pole position keempatnya musim ini sekaligus pole ketiga secara beruntun di Brasil.

- Advertisement -
Advertisement

Pebalap asal Inggris tersebut sukses mengungguli rival senegaranya dengan selisih 0,204 detik. Di posisi ketiga, pebalap yang baru saja dinobatkan sebagai juara dunia yaitu Kimi Antonelli berhasil mengamankan tempat di barisan depan setelah tampil konsisten di tengah kondisi trek yang sangat menyulitkan.

Sementara itu, rasa frustrasi melanda kubu rival setelah sesi berakhir akibat keputusan strategi tim di saat-saat krusial. Penalti grid yang harus diterima akibat pergantian komponen power unit membuat posisi start mengalami perombakan besar-besaran untuk balapan utama nanti.

Baca Juga Stroll: Honda Kurang Dua Detik, Masa Depan Aston Martin Dipertanyakan

Perubahan susunan start ini turut mengerek posisi pebalap lain di barisan depan. Penalti yang diterima beberapa pesaing membuka jalan bagi pebalap berbakat untuk menduduki posisi start terbaik dalam karier mereka setelah tampil luar biasa sepanjang sesi kualifikasi.

Persaingan ketat juga terjadi di lini tengah, di mana sejumlah pebalap papan atas harus puas berada di luar posisi sepuluh besar. Nasib sial kembali menimpa Oscar Piastri yang untuk kedua kalinya secara beruntun gagal menembus babak Q3 dan harus puas memulai balapan dari posisi ke-12.