Menutup babak manis di ajang WorldSBK dengan gemilang, Nicolo Bulega bersiap menghadapi tantangan baru yang jauh lebih besar di kancah premier class MotoGP bersama skuad VR46 pada musim mendatang. Pembalap bintang asal Italia ini baru saja merampungkan balapan terakhirnya di Superbike dengan catatan yang sangat luar biasa, yakni menyapu bersih kemenangan dalam triple victory di seri penutup Jerez, yang sekaligus menjadi kemenangan kesepuluhnya di sepanjang musim 2026 ini.
Perjalanan luar biasa selama tiga tahun di kategori WorldSBK meninggalkan warisan prestasi yang sangat masif bagi sang juara dunia. Sebelum akhirnya memutuskan untuk melompat ke paddock MotoGP, pembalap berbakat ini telah mencatatkan dua kali posisi runner-up serta mengamankan gelar juara dunia pembalap WorldSBK yang menegaskan kapasitasnya sebagai salah satu talenta balap roda dua paling berbahaya di era modern saat ini. Kepindahannya ini tentu menjadi sorotan tajam para pengamat balap internasional yang ingin melihat sejauh mana adaptasinya di kelas utama.
Setibanya di garasi VR46, pebalap asal Italia tersebut tidak akan berjalan sendirian karena ia akan berbagi area garasi dengan Fermin Aldeguer yang telah menyelesaikan musim keduanya di kelas premier setelah sebelumnya melalui masa penyesuaian bersama Gresini. Kehadiran rekan setim yang sudah lebih dulu merasakan atmosfer motor kelas utama diyakini akan menjadi katalisator penting bagi proses adaptasi Bulega dalam memahami karakter motor Ducati yang berada di bawah panji legenda hidup balap motor dunia.
Menanggapi dinamika garasi yang akan dihadapinya, Bulega mengungkapkan antusiasmenya untuk bisa segera berkolaborasi dengan rekan setim barunya tersebut. Dilansir dari Motorsport Week, ia sempat berbincang singkat di sela-sela akhir pekan balap di Jerez dan menilai sosok rekan setimnya itu sebagai pribadi yang menyenangkan serta memiliki kecepatan lintasan yang tidak perlu diragukan lagi oleh siapapun di grid.
Baca Juga Can Oncu Rebut Pole WorldSSP Estoril dan Pecahkan RekorSaya tidak terlalu mengenalnya secara mendalam, namun ia tampak seperti orang yang benar-benar hebat, ujar Bulega kepada para awak media di Jerez. Saya sempat berbicara dengannya selama lima menit ketika ia mengunjungi garasi saya. Dia sangat cepat dan saya berharap bisa belajar banyak darinya musim depan, mengingat ia sudah memiliki pengalaman di MotoGP, meskipun belum terlalu banyak, tetapi setidaknya sudah ada bekal pengalaman. Saya berharap kami bisa membangun hubungan yang sangat baik ke depannya.
Selain membahas prospek kerja sama tim, peraih gelar juara dunia Superbike ini juga sempat mengomentari insiden cedera patah tulang metacarpal pertama di tangan kanan yang dialami oleh rekan setimnya tersebut akibat kecelakaan di Sirkuit Mandalika. Sang pembalap mengakui bahwa insiden emosional semacam itu kerap kali terjadi di tengah gelaran balap yang penuh dengan tekanan adrenalin tinggi dan kerja keras jutaan orang di balik layar.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!