Carlos Ezpeleta, wakil CEO MotoGP yang baru diangkat, mengungkapkan bahwa pihaknya masih berupaya mempertahankan Grand Prix Qatar dalam kalender MotoGP 2026. Pernyataan ini disampaikan pada Jumat, di tengah konflik yang masih berlangsung di Timur Tengah yang memicu kekhawatiran akan nasib balapan di Losail.
Ezpeleta, yang juga menjabat sebagai Chief Sporting Officer, menegaskan bahwa komunikasi dengan pemerintah Qatar terus berjalan. "Kami masih bekerja dan berbicara dengan pemerintah Qatar. Kami tahu bahwa beberapa ajang di kawasan itu telah dikonfirmasi dalam beberapa hari terakhir, dan dari sisi kami, kami masih mencoba untuk bisa pergi ke Qatar," ujarnya dalam sesi media jelang GP Aragon.
Seperti diketahui, GP Qatar musim ini telah dijadwalkan ulang menjadi 8 November, sebuah perubahan dari tanggal aslinya. Keputusan akhir mengenai penyelenggaraan balapan ini menjadi salah satu pertanyaan terbesar yang dihadapi MotoGP, terutama terkait komposisi kalender 2026 yang akan berjumlah 21 seri jika Qatar batal dan tidak ada pengganti.
Ezpeleta menekankan pentingnya keputusan yang cepat untuk memberi kepastian bagi tim dan pembalap dalam merencanakan strategi akhir musim. "Kami ingin bisa membuat keputusan itu secepat mungkin. Ini bukan soal operasional, tapi terutama soal area olahraga. Kami harus memberi tim dan pembalap waktu yang cukup untuk memikirkannya," jelasnya. Ia menambahkan bahwa targetnya adalah mengambil keputusan sebelum tur Asia dimulai, yang diawali dengan Grand Prix Jepang pada 4 Oktober.
Meski posisi resmi MotoGP masih optimistis, beberapa sumber menyebut balapan di Losail kemungkinan besar akan dibatalkan tanpa venue pengganti. Jika itu terjadi, kalender 2026 akan menyusut menjadi 21 seri. Namun, Ezpeleta menegaskan bahwa kalender 2027 hampir selesai dan akan segera diumumkan, termasuk dua seri baru yang menarik, salah satunya adalah kembalinya Adelaide.
Baca Juga Binder Khawatir Mesin KTM Menipis untuk Sisa MotoGP 2026"Kalender 2027 hampir pasti. Kami menunggu perkembangan situasi di Timur Tengah karena itu akan memengaruhi kalender tahun depan. Kami punya kabar menarik tentang Adelaide yang akan dirilis segera. Dua seri baru musim depan yang kami sangat antusias," ungkap Ezpeleta. Ia memperkirakan pengumuman resmi akan dilakukan dalam tiga hingga empat minggu ke depan.
Keputusan mengenai GP Qatar ini tidak hanya berdampak pada kalender, tetapi juga pada keseimbangan kompetisi. Jika balapan di Losail batal, para pembalap akan memiliki satu seri lebih sedikit untuk mengejar poin, yang bisa mengubah dinamika perebutan gelar. Situasi ini menjadi perhatian utama bagi semua pihak, termasuk Liberty Media yang baru saja mengambil alih komersialisasi MotoGP dan berkomitmen untuk menjaga stabilitas kejuaraan.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!