Menjelang Grand Prix Italia, persaingan antara Mercedes dan Ferrari semakin memanas. Jika melihat hasil dua sesi latihan bebas, sulit untuk menentukan siapa yang lebih unggul. Charles Leclerc sempat menjadi yang tercepat di FP1, tetapi George Russell membalas dengan memuncaki FP2 yang lebih representatif.
Yang membuat suasana semakin menarik adalah simulasi race pace di akhir FP2. Setelah disesuaikan dengan panjang stint dan kompon ban, performa kedua tim nyaris identik. Leclerc dan Lewis Hamilton memiliki kecepatan yang sama persis, sementara Russell hanya tertinggal dua ratus detik per lap. Bahkan pemimpin klasemen, Kimi Antonelli, hanya terpaut 0,04 detik per lap.
Menariknya, kedua tim tampaknya memiliki pendekatan berbeda dalam manajemen energi. Di sirkuit dengan trek lurus panjang seperti Monza, hal ini menjadi krusial. Mercedes terlihat lebih unggul di awal lap, sedangkan Ferrari lebih cepat di sektor akhir. Data menunjukkan Russell unggul di sektor satu dan dua, tetapi Leclerc mampu memangkas waktu di sektor tiga.
Dengan gap yang sangat tipis, siapa pun bisa menjadi favorit. Kesalahan kecil saja bisa berakibat fatal di depan. Sementara itu, McLaren yang tampil perkasa di Hungaria dan Zandvoort justru kesulitan di Monza. Mereka kehilangan banyak waktu di sektor akhir, meski tetap kompetitif di sektor kedua. Red Bull pun tampaknya sudah di luar persaingan ketat.
Baca Juga Russell: Kursi Mercedes Saya Tak Pernah Terancam oleh VerstappenKualifikasi akan menjadi penentu besar. Akankah Mercedes atau Ferrari yang berhasil merebut pole? Atau mungkinkah ada kejutan dari pembalap lain? Kita tunggu saja aksinya akhir pekan ini.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!