Kekecewaan menyelimuti kubu McLaren setelah Lando Norris gagal mengubah pole position menjadi kemenangan di Grand Prix Spanyol. Namun, bos tim Andrea Stella menegaskan bahwa mereka tidak akan menyalahkan race control atas insiden virtual safety car (VSC) yang merusak balapan Norris.

Norris tampil impresif sejak sesi kualifikasi, mengunci pole dengan lap yang memukau. Pada balapan, ia melesat jauh meninggalkan Kimi Antonelli dan Max Verstappen. Namun, keberuntungan berbalik ketika rem mobil Aston Martin milik Lance Stroll gagal dan ia terpaksa menepi, memicu VSC. Sayangnya, Norris sudah melewati pit entry saat VSC dipanggil, sehingga ia harus menyelesaikan satu putaran penuh sebelum bisa masuk pit. Sementara rival-rivalnya memanfaatkan momen untuk mengganti ban, Norris kehilangan sekitar 20 detik dan posisinya melorot.

Stella memahami bahwa timing VSC sangat memengaruhi hasil balapan. "Seperti semua situasi di mana safety car atau virtual safety car memiliki pengaruh besar pada balapan, kami memiliki kesempatan untuk meninjau apakah kami dapat melakukan hal yang berbeda," ujarnya. "Tetapi ini bukan di bawah yurisdiksi race director. Race director menerapkan panduan dan peraturan pada saat balapan yang dipimpinnya. Dan saya pikir ketika ada situasi seperti yang menyebabkan virtual safety car, perhatian race director, dan memang benar demikian, adalah pada kapan kondisi memungkinkan untuk menyalakan VSC dan kapan harus mematikannya. Saya tidak berpikir dia melihat apa yang terjadi dalam balapan. Itu akan menjadi gangguan besar."

- Advertisement -
Advertisement

Stella menambahkan bahwa timnya tidak memiliki komentar tentang arah balapan GP Spanyol, dan menilai race director telah melakukan tugasnya dengan baik sesuai regulasi yang ada. Namun, ia mengakui ada ruang untuk refleksi lebih luas tentang bagaimana menjaga keadilan dalam insiden serupa. "Saya sendiri bingung apa yang benar," akunya. "Tapi saya pikir kita harus membiarkannya di tangan para dewa."

Baca Juga Lewis Hamilton Tunda Pensiun F1 hingga GP Afrika Kembali Digelar

Meskipun kecewa, McLaren tetap menunjukkan performa solid. Norris masih memimpin klasemen pembalap, sementara tim terus mengembangkan mobil untuk menghadapi sisa musim. Insiden di Spanyol menjadi pelajaran berharga, namun Stella menegaskan fokus tim adalah pada balapan berikutnya.