Juara dunia Formula 1 empat kali, Max Verstappen, secara resmi mencatatkan debut kompetitifnya di ajang balap GT World Challenge Europe yang berlangsung di Sirkuit Portimao. Mengemudikan mobil Mercedes AMG GT3 bernomor lambung 3 yang diusung oleh tim Team Verstappen, pembalap asal Belanda tersebut berhasil mengamankan posisi finis di jajaran sepuluh besar setelah melalui perjuangan yang sangat panjang dan penuh drama di sepanjang durasi balapan tiga jam tersebut.
Kehadiran sang bintang Formula 1 di ajang balap ketahanan GT3 ini bukan tanpa sebab. Ia terpaksa absen dari komitmen regulernya akibat adanya bentrokan jadwal dengan seri FIA World Endurance Championship yang diselenggarakan di Barcelona. Situasi pelik tersebut memaksa susunan pebalap reguler mobil nomor 3, yakni Joules Gounon dan Dani Juncadella, harus absen dan digantikan oleh kombinasi pebalap tangguh yang mendampingi Verstappen akhir pekan ini.
Memulai balapan dari posisi start ke-14, mobil nomor 3 langsung menunjukkan taringnya pada stint pembuka melalui penampilan brilian dari pebalap Ben Barnicoat. Selama menjalankan tugasnya di atas kokpit selama 66 menit penuh, ia secara konsisten mendikte ritme balap dan mampu melesat menembus barisan depan hingga merebut posisi kedua di lintasan sebelum akhirnya masuk ke jalur pit untuk melakukan pergantian pebalap.
Memasuki stint kedua, giliran pebalap asal Inggris, Chris Lulham, yang mengambil alih kemudi mesin Mercedes-AMG tersebut dan kembali bergabung ke dalam lintasan pada posisi kedelapan. Namun, paruh kedua balapan tidak berjalan sepenuhnya mulus bagi skuad Team Verstappen ketika Lulham terlibat insiden kontak di lintasan dengan mobil Mercedes bernomor 11, yang langsung diganjar hukuman penalti berupa drive-through yang membuat posisi mereka merosot drastis ke peringkat ke-16.
Puncak drama terjadi pada stint pamungkas ketika Max Verstappen akhirnya mengambil alih kemudi mobil nomor 3 dengan sisa waktu balapan tinggal 45 menit lagi, di mana ia harus keluar dari jalur pit pada posisi ke-24. Meskipun sempat berjuang merangsek naik ke jajaran dua puluh besar, momentum kebangkitannya sempat terhalang oleh kemunculan periode safety car akibat insiden terperosoknya mobil BMW bernomor 46 ke area gravel.
Baca Juga Norris Rebut Pole Perdana F1 Madrid, Antonelli Terpaut 0,011 DetikSetelah mobil keselamatan ditarik keluar dan balapan kembali dilanjutkan, Verstappen yang berada di posisi ke-19 hanya memiliki sisa waktu sekitar 23 menit untuk memaksimalkan potensi kendaraannya. Dengan insting balap kelas dunianya, ia melakukan serangkaian manuver impresif untuk menembus ketatnya persaingan barisan tengah hingga akhirnya sukses melintasi garis finis di posisi kesembilan.
Sementara itu, jalannya balapan ketahanan tiga jam di Portimao ini dimenangkan secara meyakinkan oleh Fabian Schiller bersama skuad Mercedes-AMG Team GetSpeed yang mengendarai mobil nomor 17. Posisi podium kedua dan ketiga masing-masing berhasil diamankan oleh mobil Porsche bernomor 80 dari Lionspeed GP serta mobil Porsche bernomor 2 dari tim Boutsen VDS setelah pertarungan yang sangat ketat.
| Posisi | Mobil | Tim / Pembalap | Kategori |
|---|---|---|---|
| 1 | No.17 | Mercedes-AMG Team GetSpeed (Fabian Schiller) | Pro |
| 2 | No.80 | Lionspeed GP Porsche | Pro |
| 3 | No.2 | Boutsen VDS Porsche | Pro |
| 4 | No.71 | Selected Car Racing Ferrari | Pro |
| 5 | No.30 | Team WRT BMW | Pro |
| 6 | No.59 | McLaren | Pro |
| 7 | No.998 | BMW | Pro |
| 8 | No.6 | Mercedes | Pro |
| 9 | No.3 | Team Verstappen Mercedes (Max Verstappen) | Pro |
| 10 | No.50 | Ferrari | Pro |
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!