Loek Hartog, pembalap asal Belanda yang menarik Ollie Millroy dari mobilnya yang terbakar, akhirnya angkat bicara mengenai insiden dramatis di ajang China GT Championship tersebut. Hartog dengan sigap memadamkan api yang melalap Ferrari milik Millroy sebelum menyeretnya keluar dari kendaraan yang hancur.

Insiden yang terjadi di Sirkuit Shanghai itu membuat Millroy mengaku berutang nyawa kepada rivalnya, dan akan mengingat "tindakan keberanian yang luar biasa" Hartog sepanjang hidupnya. Kini, Hartog yang dijuluki "pahlawan" berbagi pengalaman menegangkan tersebut dalam podcast Sky Sports F1 Show.

"Sebagian besar gambar akan berbicara sendiri. Saya pikir semua orang setidaknya sudah melihatnya sekali. Itu sangat singkat, hanya satu menit, tetapi juga menunjukkan bagaimana satu menit dapat berdampak besar pada komunitas seperti kita," ujar Hartog. Ia juga menekankan pentingnya momentum ini untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang di masa depan.

- Advertisement -
Advertisement

Hartog mengaku tetap berkomunikasi dengan istri Millroy untuk memantau kondisi pembalap asal Inggris itu. "Saya sangat sering berhubungan dengan istrinya, dan sangat bersyukur bahwa dialah orang di seberang telepon, karena saya merasa sangat bertanggung jawab," kata Hartog. Ia mengungkapkan bahwa Millroy kehilangan ingatan hingga 1,5 jam setelah kecelakaan, sebuah dampak jangka panjang yang menurutnya perlu menjadi perhatian.

Baca Juga Audi Disebut Punya Fasilitas Power Unit 'Second to None'

Lebih lanjut, Hartog berharap insiden ini menjadi pelajaran berharga bagi dunia balap untuk meningkatkan standar keselamatan. "Saya harap momen ini bisa menjadi titik awal untuk mencari solusi ketika seseorang tidak sadarkan diri atau tidak mampu keluar dari mobil saat terjadi kebakaran. Kita harus menemukan solusi sebagai satu olahraga," tegasnya. Hartog bertekad untuk memastikan kejadian ini tidak dilupakan dan menjadi katalis perubahan positif dalam hal keselamatan pembalap.