Pebalap Lando Norris secara terbuka mengungkapkan bahwa pencapaian terbesarnya dalam merengkuh gelar juara dunia telah memberikan dampak signifikan terhadap bagaimana pandangannya didengar dan dihargai di dalam paddock Formula 1. Meskipun demikian, ia tetap menegaskan bahwa Asosiasi Pembalap Grand Prix atau yang dikenal sebagai GPDA selalu berdiri dan berbicara demi kepentingan seluruh pebalap di grid, bukan sekadar mewakili sekelompok kecil individu tertentu yang memiliki kepentingan pribadi.

Organisasi GPDA sendiri pertama kali didirikan pada tahun 1994 silam sebagai wadah serikat resmi bagi para pebalap untuk mendiskusikan berbagai isu krusial yang berdampak langsung pada keselamatan, regulasi, serta masa depan mereka di dalam olahraga balap jet darat ini. Sepanjang sejarah perjalanannya, asosiasi ini telah memainkan peran yang sangat vital dalam menjembatani hubungan komunikasi antara para pebalap profesional dengan pihak badan pengatur internasional FIA.

Dalam keterangannya kepada awak media, Lando Norris menjelaskan bagaimana mekanisme pengambilan keputusan di dalam asosiasi tersebut berjalan secara kolektif. "Maksud saya, GPDA tentu saja direpresentasikan oleh beberapa pebalap, tetapi masukan yang mereka berikan adalah masukan kami sebagai sesama pebalap," ungkapnya memberikan kejelasan mengenai struktur internal organisasi yang menaungi para atlet kecepatan tersebut.

- Advertisement -
Advertisement

Lebih lanjut, pebalap berbakat asal Inggris itu menambahkan bahwa para direktur tidak serta-merta membuat keputusan sendiri tanpa persetujuan kolektif dari seluruh anggota grid. "Jadi bukan berarti mereka hanya memutuskan apa yang ingin mereka putuskan; mereka memutuskan apa yang kami putuskan sebagai kumpulan para pebalap," imbuhnya secara tegas untuk menepis segala asumsi miring mengenai independensi organisasi.

Perlu diketahui bahwa saat ini George Russell dan Carlos Sainz memegang tanggung jawab besar sebagai direktur pebalap resmi di GPDA, sementara mantan pebalap F1 berpengalaman yakni Alex Wurz bertindak sebagai ketua. Sepanjang sejarahnya, posisi strategis ini juga pernah diemban oleh sejumlah legenda hidup balap dunia seperti Michael Schumacher, Sebastian Vettel, hingga Fernando Alonso yang turut membawa pengaruh besar bagi keselamatan olahraga.

Meskipun dirinya tidak memegang peran formal di dalam kepengurusan struktural GPDA, Lando Norris meyakini bahwa status barunya sebagai juara dunia telah mengubah cara pandang orang dalam menerima setiap opini yang ia utarakan. Menurutnya, rasa hormat yang diperoleh dari hasil kerja keras di lintasan balap memberikan nilai tambah tersendiri bagi setiap gagasan yang ia sampaikan kepada publik maupun pihak otoritas terkait.

Baca Juga Max Verstappen Soroti Kelemahan Mesin Red Bull

"Tentu saja, saya adalah bagian dari itu, dan mungkin orang-orang mendengarkan suara saya lebih sekarang dibandingkan sebelumnya, dan itu adalah sesuatu yang datang bersama dengan, saya kira, kredit dari memenangkan kejuaraan dunia," tutur sang pebalap menceritakan dinamika perubahan pengaruh yang ia rasakan belakangan ini di dalam lingkungan internal Formula 1.

Kendati demikian, ia tetap merendah dan memandang bahwa penghormatan tersebut adalah buah dari perjalanan karier yang panjang. "Tapi itu bukan sesuatu yang Anda harapkan, tapi itu hanyalah sebuah bentuk penghormatan, saya pikir, pada akhirnya, dan itu adalah hal yang keren untuk didapatkan melalui karier Anda, tetapi GPDA adalah milik semua orang," paparnya dengan bijak.

Menutup pandangannya mengenai masa depan olahraga yang dicintainya, sang juara dunia menegaskan bahwa prioritas utamanya tetaplah berpihak kepada keselamatan pebalap dan kepuasan para penonton setia di seluruh dunia, bukan sekadar memikirkan kerumitan buku peraturan yang kaku. "Saya masih menginginkan yang terbaik untuk olahraga ini. Saya tidak pernah bias. Saya akan mengatakan apa pun yang saya lakukan, saya lakukan untuk apa yang saya inginkan dari olahraga ini," pungkasnya.