Kimi Antonelli menemukan cara yang unik ala Italia untuk merayakan kemenangan pertamanya di Formula 1 di kandang sendiri. Pembalap Mercedes itu tampil gemilang dengan start dari posisi ke-19 dan finis di posisi terdepan, melewati rekan setim sekaligus rival utamanya, George Russell, pada lap-lap penutup.

Setelah menikmati sorak sorai penggemar tuan rumah, meski mayoritas mengenakan warna Ferrari, Antonelli tidak terburu-buru mengakhiri perayaannya. Ia sempat crowdsurfing dan mengumpulkan kenangan yang akan bertahan seumur hidup.

Ketika lintasan lurus start telah kosong dari ribuan Tifosi dan digantikan truk-truk pengangkut logistik F1, Antonelli kembali ke podium dengan membawa trofinya. Namun kali ini, piala yang terinspirasi dari tumpukan piring di wastafel itu berisi pasta. Antonelli membagikan momen dirinya menyantap pasta langsung dari trofi kemenangannya.

- Advertisement -
Advertisement

"Sulit menggambarkan kemarin, ini mimpi yang menjadi kenyataan," tulis Antonelli di media sosial. "Apa yang saya alami adalah sesuatu yang tidak akan pernah saya lupakan. Podium Monza tak terlukiskan: kehangatan semua penggemar dan lautan manusia yang tak ada habisnya. Saya benar-benar berterima kasih kepada semua orang yang membuat ini mungkin dan yang membuat tahun ini istimewa."

Baca Juga Hinchcliffe Soroti Keputusan Wolff Konsultasi Ayah Antonelli Soal Penalti Mesin

F1 bukanlah asing dengan perayaan aneh yang melibatkan makanan atau minuman. Contoh paling berkesan dalam beberapa tahun terakhir adalah 'shoey' yang dipopulerkan oleh Daniel Ricciardo—sebuah perayaan yang bahkan diikuti oleh Sir Patrick Stewart yang legendaris. Makan dari trofi juga mengingatkan pada pemain NHL yang menyantap berbagai makanan dari Piala Stanley—mulai dari Lucky Charms, es krim, sayap ayam, hingga hot dog sepanjang tahun.

Antonelli kini menuju Madrid dengan keunggulan 66 poin atas Russell di klasemen pembalap, sementara Lewis Hamilton tertinggal 10 poin di posisi ketiga.