Persaingan ketat mewarnai sesi kualifikasi Formula 1 Grand Prix Amerika Serikat di Circuit of The Americas, di mana Kimi Antonelli sukses merebut posisi start terdepan. Pemimpin klasemen kejuaraan tersebut mengamankan catatan waktu krusial 1 menit 34,035 detik yang bertahan hingga akhir sesi Q3, menempatkannya pada posisi paling menguntungkan untuk balapan utama esok hari. Keberhasilan ini semakin menegaskan performa impresif sang pebalap muda di bawah tekanan ketat para rival utamanya.

Di sisi lain, Max Verstappen harus puas mengamankan posisi kedua setelah drama terjadi pada detik-detik akhir sesi. Putaran pamungkas pebalap asal Belanda itu terpaksa dihapus oleh pengawas perlombaan akibat pelanggaran batas lintasan (track limits). Sementara itu, rekan setimnya, Isack Hadjar, melengkapi dominasi pabrikan dengan mengamankan tempat ketiga, memastikan dua mobil Red Bull berada di jajaran teratas grid start.

Menanggapi hasil gemilang yang diraihnya, Kimi Antonelli mengungkapkan ambisi besar untuk mengonversi posisi start terdepan ini menjadi kemenangan. "Kami meraih pole, jadi kami akan mencoba dan menang untuk besok," ujar Antonelli selepas sesi. Meski demikian, ia tetap mewaspadai ancaman dari para pesaing terdekatnya yang menunjukkan kecepatan luar biasa sepanjang akhir pekan ini. "Tapi Max sangat cepat dan Isack melakukan pekerjaan luar biasa di kualifikasi jadi itu tidak akan mudah. Tapi kami akan mencoba dan mendapatkan start yang baik, memimpin ke Tikungan 1 dan mengatur tempo," tambahnya.

- Advertisement -
Advertisement

Jalannya kualifikasi sendiri diwarnai berbagai drama sejak sesi awal. Charles Leclerc sempat mencatatkan waktu acuan tercepat di Q1 sebelum dibayangi ketat oleh Max Verstappen. Perjuangan keras juga ditunjukkan oleh Fernando Alonso yang tetap mampu melaju ke Q2 meskipun sempat terlihat percikan api di dekat area knalpot mobilnya, sementara Lando Norris sempat menyodok menjadi yang tercepat di pengujung Q1. Memasuki Q2, intensitas persaingan semakin meningkat ketika catatan waktu mulai menembus kisaran 1 menit 34 detik, di mana Verstappen dan para pesaingnya memaksimalkan kompon ban lunak.

Baca Juga McLaren Manfaatkan Pengembangan F1 2026 untuk Uji Konsep Mobil 2027

Memasuki fase penentuan di Q3, ketegangan mencapai puncaknya ketika Max Verstappen sempat diganjar bendera hitam-putih karena dinilai berkendara terlalu lambat di lintasan. Pada percobaan terakhir, posisi para pebalap mengalami pergeseran signifikan setelah George Russell yang sempat berada di urusan kelima harus rela turun ke posisi ketujuh di belakang Lewis Hamilton dan Lando Norris. Penghapusan catatan waktu Verstappen akhirnya mengunci posisi pole secara sah di tangan Kimi Antonelli yang tampil konsisten.

Max Verstappen tidak dapat menyembunyikan kekecewaannya terhadap keseimbangan mobil pada bagian akhir sesi kualifikasi. "Hanya Q3 yang tidak bagus. Q1, Q2 bagus tetapi pada dua set terakhir saya tidak punya keseimbangan, mulai banyak bergeser," keluh Verstappen. "Hanya tidak terlalu senang dengan Q3 jujur saja, bukan yang saya inginkan, bukan yang saya harapkan tapi P2 – saya akan menerimanya." Di sisi lain, Isack Hadjar merasa peluang meraih pole sebenarnya berada dalam genggamannya seandainya tidak terkendala masalah keseimbangan dan kondisi angin di lintasan.

PosPembalapTimWaktu Q3
1Kimi AntonelliMercedes1:34.035
2Max VerstappenRed Bull Racing1:34.something*
3Isack HadjarRed Bull Racing-