Simon Crafar, mantan pembalap 500cc yang kini menjabat sebagai Chairman FIM MotoGP Stewards, mengungkapkan bahwa kecelakaan lalu lintas di Rumania pada 2009 menjadi titik balik dalam karier pasca-balapnya. Saat itu, ia tertabrak mobil dan mengalami cedera punggung serius, membuatnya hampir setahun tidak bisa berjalan. Momen itu memaksanya untuk merenungkan kembali arah hidupnya setelah pensiun dari balapan.
Dalam podcast Crash.net MotoGP, Simon Crafar menceritakan proses panjang pemulihan dan rehabilitasi yang mengubah perspektifnya. Ia mengaku bahwa masa transisi dari pembalap profesional ke kehidupan normal terasa sangat berat. "Saat saya berhenti balapan, itu brutal. Segalanya, identitas Anda sebagai atlet, hilang," ujarnya.
Crafar juga membahas awal mula kariernya sebagai teknisi suspensi Ohlins. Ia sempat bekerja dengan Mats Larsson, kepala departemen balap Ohlins, dan merasa nyaman karena latar belakangnya sebagai mekanik motor di Selandia Baru. Namun, setelah anaknya lahir, ia sadar bahwa jadwal balap yang padat akan mengancam keluarganya. "Saya sadar saya tidak bisa melakukannya, makanya saya akhirnya kembali ke balapan di BSB, yang ternyata bukan langkah yang tepat," katanya.
Perubahan besar terjadi ketika seorang teman dekatnya, Paul Jones, menegur sikapnya yang semakin pemarah. Teguran itu membuat Crafar menyadari bahwa ia mengalami depresi. "Dia bilang, 'Simon, ada apa?' Saya hanya menjawab, 'Maksudmu apa?' Dia bilang, 'Setiap kali saya melihatmu, kamu semakin marah'," kenang Crafar.
Baca Juga Bezzecchi Tercepat di FP1 Buriram 2026Dari situ, Crafar mulai mencari cara untuk bangkit. Ia kemudian menemukan jalannya kembali ke MotoGP, kali ini sebagai komentator dan akhirnya menjadi bagian dari tim stewards. Kecelakaan di Rumania, meski menyakitkan, justru menjadi pendorong untuk menemukan tujuan baru. "Anda tidak belajar dari masa-masa baik, Anda belajar dari masa-masa buruk," tegasnya.
Kisah Crafar menjadi inspirasi bagi banyak orang, terutama mereka yang mengalami masa transisi karier. Ia membuktikan bahwa kegagalan dan penderitaan bisa menjadi landasan untuk kesuksesan berikutnya. Kini, sebagai Chairman Stewards, ia membawa pengalaman balapnya untuk memastikan keadilan di lintasan.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!