Pembalap Repsol Honda Joan Mir dipastikan harus melewatkan seri keempat secara berturut-turut dan tidak akan ambil bagian dalam balapan penutup di Sirkuit Phillip Island. Tim pabrikan asal Jepang tersebut mengonfirmasi bahwa sang pembalap asal Spanyol masih memerlukan waktu pemulihan yang cukup panjang setelah berbulan-bulan menderita gejala fisik yang melemahkan di lintasan balap.
Absennya juara dunia MotoGP tersebut bermula ketika ia terpaksa mundur lebih awal pada akhir pekan Grand Prix San Marino akibat kelelahan ekstrem yang melanda tubuhnya. Atas saran langsung dari Direktur Medis MotoGP Dr. Angel Charte, Mir kemudian harus absen dari rangkaian balapan penting berikutnya di Austria, Jepang, hingga Indonesia demi keselamatan kesehatannya.
Pemeriksaan medis ekstensif yang telah dijalani di Rumah Sakit Universitas Dexeus hingga kini belum mampu memberikan diagnosis pasti mengenai penyebab utama kelelahan parah dan berbagai gejala fisik yang dirasakan oleh pembalap andalan Honda tersebut. Mengingat serangkaian tes lanjutan masih belum membuahkan hasil yang konklusif, tim medis memutuskan bahwa kondisi Mir masih terlalu dini untuk kembali berkompetisi di Australia akhir pekan ini.
Situasi pelik ini praktis menciptakan tantangan operasional yang cukup berat bagi manajemen Honda HRC Castrol dalam menyiapkan komposisi pembalap mereka di lintasan. Sebelumnya, pembalap penguji sekaligus wildcard Takaaki Nakagami juga harus absen akibat cedera patah tulang selangka kiri yang ia alami setelah mengalami kecelakaan hebat dalam sesi balap di Motegi.
Kondisi darurat tersebut sempat memaksa tim untuk memanggil pembalap penguji utama Aleix Espargaro agar turun tangan di Grand Prix Indonesia. Namun, Espargaro yang sebelumnya sempat mengalami patah empat ruas tulang belakang akibat kecelakaan pengujian yang brutal di Sepang, harus berjuang keras menghadapi tuntutan fisik yang luar biasa saat kembali membalap di Mandalika.
Baca Juga Bagnaia Buka Suara: "Cinta Saya untuk Ducati Tak Berubah, Keputusan Ada di Tangan Mereka"Akibat kekurangan daya tahan tubuh serta masalah sindrom lengan kaku, pembalap penguji berpengalaman tersebut terpaksa menarik diri sebelum balapan utama hari Minggu dimulai dan dijadwalkan harus menjalani operasi lanjutan di Barcelona. Dengan absennya Espargaro, Honda dipastikan tidak memiliki opsi pembalap pengganti yang memenuhi syarat untuk diturunkan di Phillip Island.
Konsekuensinya, skuad pabrikan Honda kini hanya akan menurunkan Luca Marini sebagai satu-satunya perwakilan tunggal di atas grid start balapan akhir pekan Grand Prix Australia. Situasi ini tentu menjadi pukulan telak bagi pengembangan motor Honda serta upaya mereka untuk mengumpulkan data penting di paruh akhir musim kompetisi balap motor bergengsi dunia tahun ini.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!