Putra dari Team Principal Mercedes Formula 1, Toto Wolff, yakni Jack Wolff, berhasil keluar tanpa mengalami cedera serius setelah mengalami insiden kecelakaan dramatis dalam sebuah kejuaraan balap karting yang diselenggarakan di Italia. Peristiwa menegangkan ini terjadi ketika pebalap muda tersebut tengah berjuang menunjukkan kemampuan terbaiknya di lintasan balap internasional yang sangat kompetitif dan dipenuhi oleh ratusan peserta dari berbagai penjuru dunia.

Pebalap cilik berusia sembilan tahun tersebut sedang berpartisipasi dalam ajang bergengsi IAME Warriors Final yang berlangsung di Leopard Circuit, Viterbo, Italia. Kejuaraan ini menarik perhatian banyak pihak karena diikuti oleh tidak kurang dari 361 peserta sepanjang akhir pekan. Sirkuit yang sama sebenarnya menyimpan kenangan manis bagi Wolff junior, mengingat ia baru saja mengukir sejarah dengan meraih gelar juara motorsport pertamanya pada bulan sebelumnya di tempat penutupan seri IAME Series Italy untuk kategori X30 U10.

Kecelakaan horor tersebut terjadi pada hari Jumat di putaran terakhir kategori X30 Mini. Saat memacu kendaraannya bersama tim KR Motorsport, Wolff terlibat senggolan dengan pebalap asal Maroko, Nahyl El Gahoudi. Kontak fisik antar-kart tersebut menyebabkan pebalap muda asal Austria itu kehilangan kendali dan berputar di tengah lintasan. Situasi semakin mencekam ketika pebalap asal Inggris, Dimitar Uzunov, yang melaju tepat di belakang rombongan terdepan tidak sempat menghindar dan terpelanting melewati posisi Wolff.

- Advertisement -
Advertisement

Dalam rekaman visual dan laporan di lapangan, kart yang dikemudikan Uzunov tampak melindas bagian helm serta bahu Jack Wolff. Di pinggir lintasan, Wolff terlihat berguling keluar dari kokpit kartingnya alih-alih berdiri secara normal karena dampak benturan yang cukup keras. Meskipun tim medis langsung siaga di lokasi kejadian untuk memberikan pertolongan pertama, mujizat terjadi karena Wolff dilaporkan sama sekali tidak mengalami luka fisik dan mampu berjalan meninggalkan tempat kejadian tanpa bantuan orang lain.

Sebagai langkah pencegahan dan prosedur keselamatan standar, Wolff langsung dibawa untuk mendapatkan pemeriksaan medis ringan segera setelah insiden tersebut mereda. Hebatnya, insiden mengerikan itu sama sekali tidak menyurutkan nyali sang pebalap cilik. Meskipun baru saja lolos dari maut, pebalap Austria tersebut langsung menyatakan tekad bulatnya untuk kembali turun ke lintasan dan berpartisipasi dalam sesi balapan selanjutnya pada hari Sabtu.

Baca Juga Momen Kimi Antonelli dan sang ayah viral usai menang di Spanyol

Sebelum insiden ini terjadi, Jack Wolff sempat membagikan kisah perjalanannya dalam wawancara resmi pertamanya sebagai pebalap belia usai mengamankan gelar juara perdana bulan lalu di sirkuit yang sama. "Itu sangat bagus," ujarnya mengenang momen kemenangan tersebut. "Kami meraih banyak kemenangan dan beberapa balapan yang buruk, tetapi pada akhirnya kami berjuang dengan baik, dan kami memenangkan kejuaraan, jadi saya benar-benar bahagia. Dari musim ini, saya tidak menyangka akan memenangkan hampir setiap putaran, jadi saya sangat terkejut bisa berada di papan atas. Ini sangat kompetitif. Ada banyak pebalap bagus yang bertarung di kejuaraan, dan kami datang ke sini ke podium utama. Saya ingin beruntung dan berterima kasih kepada seluruh tim saya, ibu saya, ayah saya, dan seluruh keluarga saya karena telah membawa saya ke sini untuk membalap dan memenangkan kejuaraan."

Sementara itu, sang ayah, Toto Wolff, sebelumnya pernah mengungkapkan pandangannya yang campur aduk kepada RacingNews365 mengenai kecintaan anaknya terhadap dunia balap karting. Ayahnya menyadari betul bahwa dunia balap adalah satu-satunya hal yang mendominasi pikiran putranya sepanjang waktu. "Tidak ada hal lain yang menarik minatnya, semuanya tentang mengemudi, mengemudikan simulator, mengemudikan go-kart," ungkap Toto Wolff senior. Ia menambahkan bahwa ketika putranya tidak berada di lintasan selama beberapa hari, pertanyaan yang selalu dilontarkan adalah kapan ia bisa kembali mengemudi. Di sisi lain, Toto tidak menampik perasaan cemas setiap kali melihat putranya berlomba di atas aspal sirkuit.