Lewis Hamilton meluapkan kemarahannya kepada timnya, Ferrari, melalui radio tim saat Grand Prix Belanda. Ia menuduh timnya “membuang-buang waktu” karena terlambat menukar posisi dengan rekan setimnya, Charles Leclerc, yang membuatnya kehilangan peluang podium.

Juara dunia tujuh kali itu start di belakang Leclerc setelah start yang kurang mulus, tetapi dengan ban yang lebih segar di pertengahan balapan, ia dengan cepat mengejar Leclerc. Namun, Ferrari ragu-ragu untuk memerintahkan Leclerc memberi jalan, sehingga Hamilton terjebak di belakangnya dan kehilangan waktu berharga.

Ferrari akhirnya memanggil Leclerc ke pit, tetapi Leclerc sempat mengabaikan instruksi itu dan bertahan satu lap lagi sebelum masuk, yang semakin memicu kekesalan Hamilton. Setelah berhasil mengejar Leclerc di lap 42, Hamilton langsung membuka radio tim: “Aku lebih cepat dari Charles. Ban-ku lebih baik.”

- Advertisement -
Advertisement

Insinyur balapnya, Carlo Santi, hanya menjawab “Dipahami,” tetapi tidak ada tindakan lanjutan. Hamilton pun menyindir, “Kami hanya membuang waktu!” dan di lap 44 dengan nada sarkastis menambahkan, “Cara yang hebat untuk membuang-buang waktu, kawan. Kerja bagus.”

Kekesalan Hamilton tidak berhenti di situ. Setelah kehilangan posisi dari Andrea Kimi Antonelli dan Lando Norris yang memakai ban lebih segar, ia kembali mempertanyakan strategi tim: “Apa kalian memakai aku sebagai kelinci percobaan? Ada apa? Berapa lama lagi aku bertahan di sini?”

Baca Juga Max Verstappen Buka Peluang Tinggalkan F1

Hamilton akhirnya masuk pit pada lap berikutnya, dan Ferrari memanfaatkan virtual safety car untuk melakukan double stack, sehingga mencegah drama lebih lanjut di antara kedua pembalapnya. Namun, di lap akhir, Hamilton tidak mampu menyalip George Russell dan harus puas di posisi keempat, tepat di depan Leclerc.

Setelah balapan, Santi mencoba menghibur Hamilton dengan mengatakan “Kurang beruntung dengan Russellg”, tetapi Hamilton dengan tegas membantahnya: “Kita tidak kurang beruntung! Kita kehilangan waktu di awal dan itu membuat kita kehilangan P3.”

Hasil ini membuat Antonelli memperlebar keunggulan klasemen atas Russell menjadi 59 poin. Sementara itu, Russell dan Hamilton kini sama-sama mengoleksi poin yang sama, tetapi Russell unggul berkat jumlah kemenangan yang lebih banyak.