Peta persaingan menuju grid Formula 1 kembali memanas menyusul konfirmasi susunan pembalap yang mulai terbentuk untuk musim mendatang. Di tengah teka-teki mengenai siapa yang akan mendampingi Sergio Perez di skuad baru, nama Frederik Vesti secara mengejutkan muncul sebagai salah satu kandidat kuat untuk mengamankan kursi balap pada kampanye 2027 mendatang. Pandangan ini tidak datang dari sembarang orang, melainkan langsung dari pembalap utama tim pabrikan Jerman, George Russell.
Tim asal Amerika Serikat tersebut sebelumnya telah memastikan kehadiran Sergio Perez untuk musim depan. Namun, hingga kini status rekan setim pembalap asal Meksiko itu masih menyisakan tanda tanya besar, terutama terkait masa depan Valtteri Bottas yang belum sepenuhnya aman. Berbagai spekulasi dan nama pembalap mulai bermunculan di bursa transfer, menciptakan dinamika yang menarik di paddock balap jet darat paling bergengsi di dunia ini.
Sejumlah opsi terus dipertimbangkan oleh manajemen tim, termasuk pembalap penguji mereka sendiri yaitu Colton Herta. Meskipun menghadapi kendala kurangnya poin superlicence serta performa yang kurang memuaskan di ajang Formula 2, Herta tetap masuk dalam radar. Di sisi lain, Esteban Ocon yang dipastikan meninggalkan Haas juga sempat menjadi opsi, meski laporan dari Motorsport.com mengindikasikan bahwa sang pembalap Prancis itu lebih condong untuk mengisi peran sebagai pembalap cadangan di Aston Martin.
Di tengah situasi tersebut, Frederik Vesti tetap gigih berjuang demi mewujudkan impiannya melakukan debut resmi di ajang Formula 1. Pembalap berusia 24 tahun itu masih memburu kesempatan emas sejak finis sebagai runner-up pada klasemen akhir kejuaraan Formula 2 musim 2023. Keseriusannya semakin terlihat ketika ia membagi fokus antara tugas mengendarai mobil Hypercar untuk program Cadillac dengan perannya yang krusial di tim pabrikan Silver Arrows.
Kontribusi besar Vesti terlihat jelas ketika ia mendapatkan kesempatan turun di sesi latihan bebas pertama alias FP1 di Meksiko, menggantikan posisi George Russell. Di sesi tersebut, pembalap muda berbakat itu tampil mengesankan dengan mengamankan posisi ketiga. Ia hanya terpaut tipis 0,074 detik dari rekan setimnya Kimi Antonelli dan tertinggal 0,733 detik dari catatan waktu tercepat yang dibukukan oleh pembalap andalan Ferrari, Charles Leclerc, setelah memaksimalkan ban kompon lunak di pengujung sesi.
Performa solid tersebut langsung mendapatkan apresiasi tinggi dari George Russell. Menurutnya, pembalap asal Denmark itu telah menunjukkan kerja keras luar biasa dan sangat layak mendapatkan kesempatan untuk membuktikan kapasitasnya di kasta tertinggi ajang balap monopost. Russell bahkan mengungkapkan bahwa dirinya secara khusus meminta tim agar Vesti diberikan kesempatan unjuk gigi setelah selama ini lebih banyak menghabiskan waktu menyelesaikan pekerjaan berat tanpa mendapatkan simulasi performa yang ideal.
Baca Juga Verstappen Was-was Cari Titik Salip di F1 Spanyol 2026Ia melakukan pekerjaan yang sangat luar biasa. Saya tahu dia berjuang sangat keras untuk mendapatkan peluang memperebutkan kursi balapan di Cadillac, dan saya pikir dia benar-benar pantas mendapatkan kesempatan itu, puji George Russell mengenai dedikasi rekan setimnya tersebut. Ia telah mengerahkan banyak usaha dalam bekerja bersama tim kami, kami sangat menghormatinya. Di sebagian besar sesi FP1 yang ia jalani sebelumnya, ia selalu memikul beban pekerjaan terberat dan tidak pernah benar-benar mendapatkan kesempatan melakukan simulasi performa murni.
Lebih lanjut, pembalap asal Inggris tersebut menegaskan bahwa memberikan kesempatan yang layak bagi Vesti adalah bentuk apresiasi minimal yang bisa diberikan oleh tim. Jadi saya pikir penting bagi kami sebagai tim, dan saya sempat mengatakan kepada tim bahwa saya ingin memastikan dia mendapatkan kesempatan untuk menunjukkan apa yang bisa dia lakukan, dan itu adalah hal minimal yang bisa kami lakukan, imbuhnya dengan nada penuh dukungan.

Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!