Pembalap muda berbakat Freddie Slater bersiap untuk mencatatkan tonggak sejarah penting dalam karier balapnya dengan mengemudikan mobil Formula 1 untuk pertama kalinya. Sebagai bagian dari program pengembangan bakat Audi, pembalap berusia 18 tahun asal Inggris ini dijadwalkan untuk turun ke lintasan pada sesi Latihan Bebas Pertama atau Free Practice 1 (FP1) di Sirkuit Hermanos Rodriguez, Meksiko, serta Autodromo Jose Carlos Pace, Sao Paulo. Langkah ini menjadi momen krusial bagi sang juara bertahan Formula Regional European Championship dan mantan juara F4 Italia tersebut dalam menatap masa depan kariernya di ajang balap mobil paling bergengsi di dunia.
Audi, yang resmi mengambil alih skuad Sauber menjelang musim 2026 sebagai debut pabrikan asal Jerman tersebut di Formula 1, mendirikan akademi pengemudi khusus untuk membina bibit-bibit unggul. Sejauh ini, beban akademi tersebut sebagian besar berada di pundak Freddie Slater, yang mampu membuktikan kapasitasnya dengan finis di posisi kedua klasemen akhir Formula 3 di belakang Ugo Ugochukwu, sekaligus dinobatkan sebagai debutan terbaik di kejuaraan tersebut. Penampilan impresif ini membuka jalan baginya untuk melangkah ke ajang Formula 2 bersama tim Invicta pada musim mendatang, mengikuti jejak para pembalap Trident F3 lainnya seperti Gabriel Bortoleto, Leonardo Fornaroli, dan Rafael Camara.
Sebelum resmi berlaga di Formula 2, kesempatan emas di FP1 Grand Prix Meksiko dan Brasil akan dimanfaatkan oleh Audi untuk memenuhi regulasi wajib menurunkan pembalap muda. Sebelumnya, tim sempat meminjam pembalap junior Alpine, Paul Aron, untuk dua sesi latihan awal musim ini. Kini, Freddie Slater dipercaya untuk mengambil alih dua jatah latihan terakhir tim, di mana ia masing-masing akan menggantikan posisi Nico Hulkenberg dan Gabriel Bortoleto dalam akhir pekan balapan tersebut.
Menanggapi kesempatan besar ini, Freddie Slater mengungkapkan antusiasmenya yang mendalam. Ia menyatakan bahwa mengemudikan mobil Formula 1 dalam rangkaian akhir pekan Grand Prix adalah mimpi yang telah ia pendam sejak masa kecilnya. "Mendapatkan kesempatan berada di balik kemudi mobil Formula 1 pada akhir pekan Grand Prix adalah momen besar bagi saya dan sesuatu yang telah saya impikan sejak kecil," ujar Freddie Slater. Ia menambahkan bahwa fokus utamanya adalah memaksimalkan pengalaman, membantu program tim, dan menyerap sebanyak mungkin pelajaran berharga dari kedua sesi latihan tersebut.
Baca Juga Hamilton Soroti Keterbatasan Ferrari: Defisit 0,6 Detik di Trek LurusDirektur Balap Audi, Allan McNish, turut memberikan pandangannya mengenai progres pesat yang ditunjukkan oleh anak asuhnya tersebut. Menurut McNish, Freddie Slater telah memperlihatkan kemajuan yang luar biasa baik di dalam maupun di luar lintasan balap, sehingga saat ini adalah waktu yang tepat bagi sang pembalap muda untuk mengambil langkah besar berikutnya. Kehadiran Freddie Slater di kokpit mobil R26 di Meksiko dan Brasil diharapkan mampu memberikan fondasi pengalaman yang kokoh sebelum ia resmi bertarung di grid Formula 2 pada musim depan.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!