Insiden mengejutkan mewarnai Grand Prix Spanyol di Madrid akhir pekan lalu ketika fotografer senior Formula 1, Peter Fox, mengalami perlakuan kasar dari aparat keamanan. Fox, yang bekerja untuk Getty Images dan tim Williams, dicekik oleh polisi saat mencoba mengakses podium melalui jalur yang seharusnya diperuntukkan bagi fotografer.

Momen tersebut terekam dalam beberapa foto yang diambil oleh fotografer motorsport Spanyol, Daniel Atan, dan dengan cepat menyebar di media sosial. Dalam foto-foto itu, Fox tampak sedang dicekik oleh seorang petugas polisi Spanyol. Atan mengunggah foto tersebut ke X dengan keterangan, “Hari ini, sungguh sureal: seorang polisi mencekik fotografer di Madrid karena mencoba mengakses podium melalui jalur yang disediakan untuk fotografer.”

Rekan sesama fotografer F1, Jamey Price, juga angkat bicara membela Fox. “Saya tidak tahu konteksnya. Tapi saya kenal fotografer yang dicekik itu dan dia adalah profesional yang sudah meliput F1 selama puluhan tahun. DAN berdasarkan pengalaman saya sendiri dengan polisi dan keamanan di balapan, saya sama sekali tidak terkejut,” tulis Price di media sosial.

- Advertisement -
Advertisement

Video singkat yang beredar di media sosial juga menangkap keributan tersebut, memperlihatkan Fox, yang mengenakan pakaian resmi tim Williams, sedang ditahan di tanah. Insiden ini menimbulkan pertanyaan serius tentang standar keamanan dan perlakuan terhadap media di ajang Formula 1, terutama di sirkuit baru seperti Madrid.

Peter Fox sendiri bukan nama sembarangan di paddock F1. Karyanya yang paling terkenal termasuk foto luar biasa Nico Rosberg melewati tikungan Degner di Grand Prix Jepang 2016. Pengalaman panjangnya sebagai fotografer F1 selama beberapa dekade membuat insiden ini semakin mencoreng reputasi penyelenggara.

Baca Juga Pembalap Kritik Sirkuit Madrid: Hampir Tertidur di Debut F1

Sementara itu, balapan Grand Prix Spanyol sendiri dimenangkan oleh Andrea Kimi Antonelli, pembalap muda Italia berusia 20 tahun, yang berhasil menjadi pemenang pertama di sirkuit Madrid. Ia finis di depan Max Verstappen dari Red Bull dan Lando Norris. Kemenangan ini membuat Antonelli memimpin klasemen pembalap dengan keunggulan 81 poin atas rekan setimnya di Mercedes, George Russell, yang finis kelima.

Insiden yang menimpa Fox menjadi sorotan tersendiri di tengah euforia balapan. Banyak pihak menuntut klarifikasi dari pihak berwenang dan penyelenggara F1 mengenai prosedur keamanan yang diterapkan. Kejadian ini juga mengingatkan kembali akan pentingnya perlindungan terhadap jurnalis dan fotografer yang bertugas meliput balapan, agar tidak terjadi lagi tindakan kekerasan yang tidak perlu.