Federasi Automotif Internasional atau FIA bergerak cepat menutup celah potensi perlombaan senjata pengembangan baru di ajang Formula 1 yang dikhawatirkan dapat memicu penggunaan velg khusus sesi kualifikasi. Salah satu perubahan kunci dalam regulasi Formula 1 musim 2026 adalah kepindahan dari penggunaan velg standar, di mana tim-tim kembali memiliki kebebasan penuh untuk merancang desain velg mereka sendiri demi mengoptimalkan performa kendaraan.

Situasi ini lantas memicu arena persaingan pengembangan yang menarik ketika para kontestan menyadari besaran keuntungan yang dapat diraih dari manajemen suhu ban yang lebih presisi. Sebagai contoh nyata pada Grand Prix Barcelona lalu, Ferrari memperkenalkan komponen velg baru guna membantu mendinginkan bagian belakang mobil, yang turut berperan penting dalam mengantar kemenangan bagi skuad mereka di lintasan balap.

Tim-tim lain pun mengekor langkah pabrikan asal Maranello tersebut dengan memodifikasi desain velg sepanjang tahun, di mana McLaren secara khusus berupaya menggunakan desain baru untuk membantu memanaskan ban depan sekaligus mendinginkan ban belakang secara optimal. Pemasok ban resmi Formula 1, Pirelli, menyatakan bahwa dampak besar dari desain mandiri tersebut dalam mengontrol temperatur ban sudah terlihat jelas sejak awal musim kompetisi berjalan.

- Advertisement -
Advertisement

Kepala Insinyur Pirelli, Simone Berra, menjelaskan bahwa variasi yang ditimbulkan sangat signifikan di atas lintasan. Apa yang kita saksikan tahun ini adalah kondisi umum yang jauh lebih stabil dibandingkan masa lalu, dan hal ini terjadi karena velg pada dasarnya mendinginkan keseluruhan roda beserta ban itu sendiri secara menyeluruh.

Lonjakan performa yang ditemukan tim-tim sepanjang tahun ini mengindikasikan potensi eskalasi pengembangan yang masif di area krusial tersebut selama libur musim dingin. Kekhawatiran itu mendorong pihak otoritas tertinggi balap mobil dunia untuk segera mengambil tindakan pencegahan agar tim-tim tidak membawa situasi ini ke titik ekstrem demi memburu keunggulan kompetitif yang kasat mata.

Baca Juga Max Verstappen Bawa Mercedes Finis Sembilan di Portimao

Salah satu momok terbesar yang menghantui penyelenggara adalah potensi beberapa skuad menggelontorkan investasi besar demi merancang satu spesifikasi velg khusus untuk sesi kualifikasi dan spesifikasi lain untuk balapan utama. Keuntungan dari strategi semacam itu tentu mengarah pada optimalisasi suhu ban demi satu putaran terbang yang sempurna, sebelum akhirnya diganti saat balapan dimulai dengan misi menjaga keawetan kompon karet ban.

Menyadari risiko ancaman serta perang belanja finansial yang mungkin mengikuti setelahnya, FIA resmi mengesahkan perubahan regulasi Formula 1 untuk tahun 2027 guna memangkas jalur tersebut sedini mungkin. Aturan baru ini telah disetujui oleh Dewan Olahraga Motor Dunia FIA dan akan mulai berlaku efektif sejak awal musim 2027 mendatang.

Regulasi anyar tersebut mewajibkan penggunaan spesifikasi tunggal untuk komponen velg sejak mobil berada dalam kondisi pra-parc ferme sebelum sesi balapan sprint maupun grand prix utama. Kebijakan ini menegaskan bahwa setiap tim harus konsisten menggunakan spesifikasi velg depan dan belakang yang sama persis untuk sesi kualifikasi hingga balapan, tanpa ada celah sedikitpun untuk melakukan pergantian antar sesi.