Lewis Hamilton harus mengakhiri balapan Spanish Grand Prix lebih cepat setelah mengalami masalah rem yang parah. Pembalap Ferrari itu terpaksa masuk pit dan pensiun hanya setelah tujuh lap, menandai DNF pertamanya dalam 10 bulan dan menghentikan rekor finis di setiap lap balapan sepanjang musim 2026 sebelum Madrid.
Insiden ini bermula ketika Hamilton mulai merasakan masalah rem di lap-lap awal. Setelah posisi ketiga dikembalikan oleh Max Verstappen karena pemimpin Red Bull itu memotong tikungan pertama, Hamilton langsung melorot ke belakang. Remnya semakin memburuk, dan Ferrari memutuskan untuk menariknya dari balapan demi keselamatan.
“Pedalnya panjang. Kami mencoba memperbaikinya dari dinding pit dan kemudian terjadi lagi beberapa tikungan kemudian,” jelas principal tim Ferrari, Fred Vasseur. “Tetap di lintasan tidak masuk akal dalam balapan yang gila. Kami tidak ingin mengambil risiko apa pun.”
Hamilton sendiri mengaku bahwa kegagalan rem itu sangat tidak terduga. “Saya pikir tim telah melakukan pekerjaan luar biasa, jadi saya sedih untuk mereka hari ini karena tidak bisa mendapatkan poin maksimal,” ujarnya. “Saya pikir kami memiliki mobil untuk memperjuangkan kemenangan hari ini, dan sayangnya itu tidak berhasil.”
Ferrari memang tampil menjanjikan di Madrid. Charles Leclerc, rekan setim Hamilton, menunjukkan kecepatan yang kompetitif. Namun, Vasseur menilai bahwa posisi ketiga mungkin adalah hasil terbaik yang bisa diraih mengingat sulitnya melakukan overtaking di sirkuit Madring yang memiliki 22 tikungan dengan dinding di hampir semua sisi.
Baca Juga Szafnauer Buka Pintu Comeback F1, tapi Tak Ingin Kembali Jadi Team Principal“Ketika Anda melihat kecepatan Charles, Anda bisa membayangkan bahwa kami memiliki kecepatan untuk bertarung dengan semua orang,” kata Vasseur. “Ini lebih masalah posisi di lintasan. Jujur, sangat sulit untuk menyalip hari ini.”
Kehilangan Hamilton menjadi pukulan bagi Ferrari yang sedang berjuang mengumpulkan poin. Meski demikian, performa Leclerc memberikan harapan bahwa tim bisa bangkit di balapan berikutnya. Sementara itu, Hamilton harus segera melupakan insiden ini dan fokus pada balapan selanjutnya.
Dengan hampir semua tikungan dikelilingi dinding, Ferrari memilih untuk tidak mengambil risiko dengan membiarkan Hamilton terus melaju. Keputusan itu diambil demi keselamatan pembalap, meskipun harus kehilangan poin berharga.

Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!