Keputusan mengejutkan diambil Ferrari jelang sesi kualifikasi Grand Prix Spanyol. Lewis Hamilton, yang sebelumnya menggunakan power unit spesifikasi terbaru ADUO 2, memilih kembali ke spesifikasi lama ADUO 1 yang sama dengan Charles Leclerc. Langkah ini secara langsung menghapus defisit tenaga yang sempat menjadi sorotan antara kedua pembalap.

Perubahan ini terungkap dari laporan jurnalis pitlane Sky Sports F1, Ted Kravitz. Menurutnya, Hamilton mengembalikan unit ADUO 2 ke pool untuk menghemat mileage. "Sejak Sabtu, tidak ada lagi perbedaan power unit antara Leclerc dan Hamilton," ujarnya. Keputusan ini dinilai menguntungkan Leclerc yang sebelumnya harus memakai mesin lama akibat crash besar di Monza.

Pada sesi kualifikasi, Hamilton berhasil menempati posisi keempat, unggul tipis 0,006 detik atas Leclerc. Ia juga hanya terpaut 0,189 detik dari pole position, yang merupakan posisi terdepan pertamanya dalam tiga tahun. Sementara Leclerc harus puas start dari posisi kelima.

- Advertisement -
Advertisement

Leclerc mengakui bahwa mesin lama membuatnya kehilangan performa. "Saya pikir sebagian besar pembalap menggunakan power unit baru atau spesifikasi lebih baru hari ini, dan saya masih dengan spesifikasi yang sama," kata Leclerc. "Itu kesalahan saya minggu lalu. Mungkin saya tidak melakukan langkah maju seperti yang lain."

Analisis lebih dalam menunjukkan bahwa masalah Leclerc bukan semata-mata kekurangan tenaga. Ia kehilangan empat persepuluh detik di sektor pertama, yang menurutnya terlalu besar untuk hanya disebabkan oleh straight-line speed. "Saya kehilangan empat persepuluh di sektor satu pada lap cepat saya," jelasnya. "Saya tidak yakin apa yang terjadi. Pasti ada banyak straights, tapi saya ragu kehilangan empat persepuluh hanya di straights."

Baca Juga Bos NFL Woody Johnson Resmi Jadi Pemegang Saham Aston Martin F1

Ferrari masih belum bisa memastikan apakah power unit ADUO 2 milik Leclerc dapat digunakan kembali. Pengecekan lebih lanjut diperlukan untuk menilai kondisi mesin setelah crash di Monza. "Untuk sekarang, kami belum tahu," aku Leclerc. "Ada beberapa pengecekan yang harus dilakukan. Jadi belum 100 persen yakin."

Keputusan Hamilton untuk kembali ke mesin lama juga mempertimbangkan karakteristik sirkuit Madrid yang tidak terlalu sensitif terhadap tenaga. Dengan demikian, Ferrari dapat mengistirahatkan mesin baru untuk balapan berikutnya yang lebih menuntut performa mesin. Strategi ini menunjukkan manajemen sumber daya yang cermat di tengah keterbatasan alokasi power unit.

Dampak jangka panjang dari keputusan ini akan terlihat pada balapan-balapan mendatang. Jika Leclerc dapat kembali menggunakan ADUO 2, ia berpotensi memiliki keunggulan tenaga atas Hamilton. Namun, jika mesin tersebut tidak dapat diselamatkan, Ferrari harus mengatur rotasi power unit dengan hati-hati untuk menghindari penalti grid.