Mantan presenter F1 TV, Will Buxton, melontarkan peringatan keras kepada Ferrari terkait spekulasi pergantian principal tim. Menurutnya, mengganti Fred Vasseur dengan Christian Horner adalah keputusan yang "benar-benar konyol" dan berisiko menghancurkan fondasi yang sudah dibangun.
Spekulasi ini mencuat setelah Horner, mantan bos Red Bull, menyatakan kepada The Times bahwa Ferrari adalah satu-satunya tim yang akan ia pertimbangkan untuk bergabung tanpa syarat kepemilikan saham. Pernyataan itu memicu rumor liar di paddock, terutama mengingat posisi Vasseur yang kontraknya akan habis pada akhir 2026.
Menanggapi hal tersebut, Ferrari mengeluarkan pernyataan resmi yang menegaskan "kepercayaan penuh" kepada kepemimpinan Vasseur dan timnya. Namun, bagi Buxton, pernyataan semacam itu justru menjadi alarm bahaya. "Setiap kali Anda menerima dukungan penuh dari dewan, Anda mungkin sebaiknya mulai mengemasi meja Anda. Karena itu berarti semuanya sudah berakhir," ujarnya dalam podcast Up To Speed bersama David Coulthard.
Buxton menambahkan bahwa membuang kerja keras Vasseur selama ini akan sangat kontraproduktif. "Ini Ferrari, jadi pada titik tertentu saya katakan harapkan yang tak terduga. Tapi yang tak terduga adalah jika mereka membuat keputusan waras dan tetap bertahan dengan apa yang mereka punya," lanjutnya. "Yang biasanya Anda harapkan dari Ferrari adalah melakukan sesuatu yang benar-benar konyol dan membuang semua kerja keras ini. Saya sangat berharap itu tidak terjadi."
Sejak bergabung pada 2023 menggantikan Mattia Binotto, Vasseur telah membawa Ferrari finis di posisi ketiga klasemen konstruktor pada musim pertamanya, lalu naik ke peringkat kedua pada 2024 dengan selisih hanya 14 poin dari McLaren. Meski sempat terpuruk ke posisi keempat pada 2025, tim saat ini kembali berada di posisi kedua klasemen sementara 2026, di belakang Mercedes.
Baca Juga Klasemen F1 2026: Antonelli Makin Tak Terkejar Usai Menang di MonzaPerforma ini menunjukkan bahwa Vasseur perlahan mampu mengembalikan Ferrari ke jalur kompetitif. Namun, tekanan dari rumor Horner bisa mengganggu stabilitas internal. Jika Ferrari tergoda untuk melakukan perubahan, mereka tidak hanya kehilangan seorang pemimpin yang telah membangun fondasi kuat, tetapi juga berisiko merusak momentum menuju gelar juara.
Dalam dunia F1 yang kejam, kesabaran sering kali menjadi kunci. Buxton berharap Ferrari kali ini belajar dari kesalahan masa lalu dan memberikan Vasseur kesempatan untuk menyelesaikan proyeknya. "Saya benar-benar berharap mereka tetap bersama Fred dan melihat ini sampai tuntas," pungkasnya.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!