Ferrari datang dengan misi wajib menang pada seri penultimo WEC di Sirkuit Catalunya, Barcelona, akhir pekan ini. Tim berjuluk Kuda Jingkrak tersebut bertekad untuk segera membalikkan keadaan setelah melakoni akhir pekan yang sangat berat pada balapan 6 Jam Fuji sebelumnya. Hasil minor di Jepang praktis membuat posisi mereka di papan atas nyaris terancam, sehingga paruh penutup musim ini menjadi momen paling krusial untuk mempertahankan gelar juara dunia yang diraih pada tahun sebelumnya.
Menanggapi tantangan besar di Catalunya, Kepala Aktivitas GT Scuderia Ferrari, Antonello Coletta, menegaskan bahwa seluruh anggota tim telah melakukan evaluasi menyeluruh atas kegagalan di Negeri Sakura. Evaluasi mendalam tersebut dilakukan agar skuad asal Maranello dapat langsung mengubah ritme kompetitif mereka begitu sesi balapan di Spanyol dimulai. Tantangan baru di Montmelo ini menuntut kesiapan mental serta teknis tingkat tinggi dari seluruh kru dan pembalap yang berlaga.
“Setelah akhir pekan yang sulit di Jepang, kami telah menganalisis balapan lalu secara mendetail, dengan tujuan untuk mengubah arah strategi sudah di Barcelona,” ujar Antonello Coletta. “Pertandingan di Spanyol ini adalah tantangan yang belum pernah ada sebelumnya dan kami telah berusaha mempersiapkan diri sebaik mungkin, sadar betul bahwa hasil dari balapan ini sangat menentukan peluang untuk menjaga kans perebutan gelar juara, baik kategori Konstruktor maupun Pembalap,” imbuhnya.
Dari sudut pandang teknis, tantangan di Sirkuit Catalunya juga diakui sangat kompleks oleh Direktur Teknik Ferrari, Ferdinando Cannizzo. Ia menjelaskan bahwa karakter lintasan Montmelo menuntut efisiensi aerodinamika yang sangat presisi, stabilitas mumpuni pada tikungan berkecepatan tinggi, serta manajemen keausan ban yang prima untuk balapan berdurasi panjang. Persaingan ketat dari para rival di kelas utama dipastikan tidak akan memberikan ruang sedikit pun bagi kesalahan operasional sekecil apa pun di dalam garasi.
Baca Juga Peugeot Promosikan Alex Quinn ke Kursi Balap WEC 2027“Balapan di Barcelona akan menjadi tantangan baru dan sangat memacu motivasi. Montmelo adalah sirkuit komplet yang menuntut efisiensi aerodinamika, stabilitas di bagian cepat, dan manajemen ban yang sangat baik dalam jangka panjang,” jelas Ferdinando Cannizzo. Ia juga menambahkan bahwa sesi latihan bebas akan memegang peranan krusial untuk membangun fondasi set-up yang kuat guna menghadapi berbagai perubahan kondisi cuaca yang mungkin terjadi selama jalannya balapan 6 jam penuh.
Lebih lanjut, Ferdinando Cannizzo mengingatkan para krunya agar tetap tenang dan sigap dalam membaca situasi di lintasan. Faktor non-teknis seperti kepadatan lalu lintas mobil hypercar maupun GT serta ketepatan waktu penerapan periode safety car atau full course yellow diprediksi bakal memegang peranan vital dalam menentukan arah strategi akhir. Dengan segala persiapan matang yang telah dilakukan, skuad pabrikan Italia ini berharap mampu mendulang poin maksimal demi menjaga impian mempertahankan mahkota juara dunia WEC tetap hidup hingga seri pemungkas.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!