Menjelang Grand Prix Malaysia di Sirkuit Sepang, tensi persaingan di paddock MotoGP semakin memanas dengan berbagai spekulasi mengenai perebutan gelar juara dunia. Di tengah bursa rumor tersebut, pembalap asal Roma, Fabio Di Giannantonio, secara tegas menepis segala kemungkinan untuk memberikan bantuan kepada Marc Marquez dalam perburuan mahkota juara musim ini. Rider yang kini memperkuat skuad balap asal Italia tersebut menegaskan bahwa fokus utamanya bukanlah dinamika perebutan gelar pembalap lain, melainkan pencapaian maksimal bagi kariernya sendiri di atas lintasan balap.
Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh sang pembalap dalam sesi wawancara eksklusif bersama jurnalis Manuel Pecino di Sepang. Ketika disinggung mengenai potensi adanya instruksi dari pabrikan Borgo Panigale untuk memuluskan langkah Marquez, Di Giannantonio memberikan respons yang sangat lugas dan tanpa kompromi. Ia menegaskan bahwa dirinya membalap untuk kepentingan pribadi serta kebaikan tim yang menaunginya sepanjang musim kompetisi yang panjang ini.
"Saya berpikir tentang kejuaraan saya sendiri. Saya ingin mencoba memaksimalkan musim ini. Pada akhirnya, dengan mengenakan warna kuning ini, saya memikirkan kepentingan saya sendiri dan tim saya, mencoba meraih hasil terbaik, baik untuk karier saya maupun tim," ujar Di Giannantonio, menggarisbawahi komitmen penuhnya terhadap garasinya sendiri di tengah ketatnya persaingan papan atas kelas premier.
Saat ini, posisi Di Giannantonio di klasemen sementara berada di peringkat keenam dan tercatat sebagai pembalap pengguna mesin Ducati kedua terbaik di bawah beberapa nama unggulan lainnya. Pembalap bernomor lambung tersebut mengungkapkan bahwa target terdekatnya adalah merangsek naik ke posisi keempat klasemen akhir, meskipun ia menyadari bahwa misi tersebut tidak akan berjalan mudah. Ia bahkan secara terbuka mengakui bahwa mengalahkan Marco Bezzecchi dalam sisa balapan musim ini akan menjadi tantangan yang amat berat, namun ia dan krunya tetap berjuang habis-habisan di setiap seri balapan.
Baca Juga Quartararo Bela Miller dan Rins: Mereka Bukan Rookie di MotoGPSelain membahas ambisi pribadinya di sisa kalender balap, Di Giannantonio juga memberikan pandangannya mengenai insiden pembatalan balapan di Sirkuit Phillip Island, Australia. Menurutnya, absennya balapan di Negeri Kanguru tersebut merupakan sebuah kerugian besar bagi para penggemar yang telah memadati tribun sirkuit. Ia memahami bahwa keputusan tersebut diambil demi faktor keselamatan, termasuk ketersediaan helikopter medis yang krusial, meskipun secara kondisi lintasan sebenarnya masih memungkinkan untuk digunakan pada sesi pengenalan awal.
Pembicaraan juga merambah ke arah negosiasi seputar penyelenggaraan Grand Prix Qatar, di mana sang pembalap menyatakan pentingnya kolaborasi konstruktif antara para pembalap, asosiasi tim, dan Dorna Sports. Menurutnya, dialog yang terjalin bukanlah sebuah bentuk konfrontasi, melainkan upaya bersama demi menjamin standar keamanan dan keselamatan terbaik bagi seluruh anggota paddock yang bekerja di garis depan dunia balap motor internasional.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!