Peta persaingan balap Formula 4 Italia di Sirkuit Mugello mendadak menjadi saksi sejarah baru ketika Elia Weiss tampil tanpa celah untuk menguasai balapan heat ketiga secara mutlak. Pembalap muda asal Jerman ini tidak hanya mengamankan kemenangan perdana sepanjang kariernya di ajang F4 Italia, tetapi juga sukses menghentikan puasa kemenangan panjang bagi tim Jenzer Motorsport yang telah berlangsung selama enam tahun sejak era kemenangan Filip Ugran di Imola pada Agustus 2020.
Hasil gemilang ini sekaligus menjadi penebusan tuntas bagi Elia Weiss yang sempat mengalami akhir pekan penuh kesialan pada kunjungan pertamanya ke Mugello bulan Juli lalu. Kegagalan total akibat dua kali gagal finis saat itu seolah sirna setelah sang pembalap menunjukkan kapasitas kemudi yang luar biasa di bawah tekanan tinggi lintasan Italia yang dikenal sangat kompetitif.
Memulai lomba dari barisan terdepan, Weiss langsung melakukan gebrakan agresif di tikungan San Donato. Dengan teknik pengereman yang presisi, ia berhasil merebut posisi pimpinan lomba dari pemegang pole position David Cosma-Cristofor melalui sisi luar, sementara rekan setimnya di Jenzer, Levi Arn, turut melesat mengamankan posisi kedua untuk memberikan dominasi awal bagi skuad asal Swiss tersebut.
Keunggulan Weiss sempat terancam di paruh lomba ketika mobil keselamatan harus diturunkan ke lintasan akibat insiden kecelakaan yang melibatkan Kingsley Zheng dan Dominik Simek di Tikungan 1. Namun, selepas periode neutralisasi berakhir, Weiss menunjukkan kematangan mental dengan melakukan restart yang sempurna, menjaga jarak aman dari para pesaing di belakangnya hingga bendera finis berkibar.
Baca Juga Lando Norris Lolos Dari Penalti Usai Insiden GP SingapuraSelepas balapan usai, Elia Weiss mengungkapkan rasa bahagianya yang mendalam kepada Formula Scout. Ia menyatakan bahwa kunci keberhasilan ini terletak pada konsistensi kecepatan sejak sesi latihan serta kemampuan tim dalam menyiapkan paket kendaraan yang kompetitif. Menurutnya, meraih kemenangan di kejuaraan F4 Italia yang terkenal sebagai salah satu ajang junior paling keras di dunia memberikan kepuasan tersendiri setelah sebelumnya sukses mengamankan titel juara F4 Central Europe.
| Pos | Pembalap | Tim | Waktu/Selisih |
|---|---|---|---|
| 1 | Elia Weiss | Jenzer Motorsport | 28m28.014s |
| 2 | David Cosma-Cristofor | Prema | +1.343s |
| 3 | Andy Consani | R-ace GP | +2.243s |
| 4 | Edward Robinson | US Racing | +4.193s |
| 5 | Kenzo Craigie | R-ace GP | +4.854s |
| 6 | Levi Arn | Jenzer Motorsport | +5.919s |
| 7 | Oleksandr Savinkov | US Racing | +6.909s |
| 8 | Jensen Burnett | R-ace GP | +10.218s |
| 9 | Nicolas Cortes | Jenzer Motorsport | +13.568s |
| 10 | Christian Costoya | Prema | +14.593s |
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!