Sesi latihan bebas pertama (FP1) Grand Prix Meksiko di Autodromo Hermanos Rodriguez menjadi panggung bagi Lewis Hamilton untuk menjalankan serangkaian eksperimen penting pada kendaraannya. Juara dunia tujuh kali tersebut sebelumnya secara terbuka menyatakan bahwa ia memperlakukan sisa balapan musim ini layaknya balapan pengujian, demi mendorong timnya membangun mobil yang kompetitif untuk memperebutkan gelar juara dunia musim depan.

Begitu sesi FP1 dimulai, mobil Ferrari milik pembalap asal Inggris ini langsung dipasangi alat pengukur aerodinamika berukuran besar atau aero rake. Langkah ini diambil untuk mengumpulkan data krusial terkait aliran udara, terutama setelah masalah understeer parah yang sempat membelenggu penampilannya dan membuatnya finis di posisi keempat pada Grand Prix Amerika Serikat akhir pekan lalu akibat kesalahan pengaturan.

Reporter pit lane Sky Sports F1, Ted Kravitz, bersama pengamat Bernie Collins mengungkapkan bahwa fokus utama dari pengujian ini adalah area depan mobil. Kravitz menjelaskan bahwa komentar lepas Hamilton mengenai keinginannya melakukan eksperimen terbukti benar, di mana Ferrari menjadi satu-satunya tim yang tidak menurunkan pembalap debutan di sesi FP1 demi memaksimalkan program pengumpulan data sang juara.

- Advertisement -
Advertisement

Bernie Collins menambahkan bahwa aero rake raksasa tersebut dipasang tepat di belakang kedua ban depan untuk mengukur aliran udara dari sayap depan, melalui wishbone dan suspensi depan, di sekitar saluran rem, hingga melewati ban. Data ini diharapkan mampu menjembatani perbedaan antara data yang biasanya dikumpulkan tim dengan umpan balik langsung dari sisi garasi Hamilton.

Baca Juga Deretan Livery Spesial Tim F1 di GP Amerika Serikat COTA

Menanggapi pertanyaan mengenai pengaruh udara tipis di sirkuit dataran tinggi Meksiko terhadap pembacaan aerodinamika, Collins menegaskan bahwa data yang terkumpul tetap sangat berguna. Tim tetap bisa mendapatkan gambaran akurat mengenai performa mobil, perbedaan sisi kiri dan kanan, serta perilaku saat menikung yang menjadi modal berharga bagi pengembangan teknis selanjutnya.