Pecco Bagnaia menegaskan bahwa MotoGP Grand Prix Aragon akan menjadi cerita yang berbeda dibandingkan Silverstone. Pembalap Ducati itu yakin pabrikan Bologna punya potensi lebih besar dibandingkan Aprilia di sirkuit yang menurutnya lebih mirip dengan Brno.

Ducati baru saja menjalani akhir pekan yang pahit di Inggris, di mana Aprilia tampil dominan dengan meraih hasil 1-2-3 di kedua balapan. Kini, menjelang seri Aragon, Marc Marquez tertinggal 40 poin dari pemimpin klasemen Jorge Martin.

Karakter trek yang berlawanan arah jarum jam diprediksi cocok untuk Marquez, tetapi rekan setimnya, Bagnaia, lebih percaya diri bahwa Ducati akan unggul secara keseluruhan. "Ini cerita yang berbeda dibandingkan Silverstone," ujar Bagnaia dalam konferensi pers di Aragon. "Saya yakin Ducati di sini akan punya potensi lebih besar daripada Aprilia karena level grip dan layout-nya lebih mirip Brno."

- Advertisement -
Advertisement

Bagnaia juga mengungkapkan bahwa Aragon adalah satu-satunya trek dengan belokan kiri yang ia rasa nyaman. "Dan ini satu-satunya trek kiri yang saya merasa enak. Jadi, mari kita lihat apakah kami bisa bertarung, apakah kami punya potensi, apakah kami bisa bekerja dengan baik. Untungnya, kali ini Cristian [Gabarrini, crew chief] ada di sini, jadi kami bisa bekerja jauh lebih baik," tambahnya.

Musim lalu, Bagnaia finis ketiga di Aragon dalam podium bersih Ducati, dan ia meraih kemenangan perdananya di MotoGP di sirkuit ini pada 2021. Saat ditanya mengapa ia kuat di Aragon dibandingkan trek kiri lainnya, Bagnaia menjelaskan bahwa ia biasanya kesulitan di tikungan ketat, sementara di sini banyak tikungan cepat yang panjang dan terbuka, yang membantunya.

Baca Juga Pedro Acosta: Performa di Atas Uang di MotoGP

Kebalikannya, akhir pekan Bagnaia di Silverstone berjalan buruk. Ia hanya mampu finis ke-17 di sprint sebelum terjatuh di balapan utama. "Masalah saya adalah grip belakang," kata Bagnaia. "Di Silverstone, baik ban soft maupun medium, saya hanya punya grip bagus selama tiga lap. Setelah itu, saya kehilangan grip belakang sepenuhnya. Jadi, sulit bagi saya, termasuk saat time attack."

Dengan Aragon yang diyakini lebih cocok untuk Ducati, Bagnaia berharap bisa bangkit dan bersaing di depan. Pertarungan sengit antara Ducati dan Aprilia diprediksi akan menjadi sorotan utama akhir pekan ini.