Sisi emosional dari dunia balap mobil touring kembali tersaji secara dramatis menyusul insiden kontroversial yang terjadi di ajang Bathurst 1000. Kejadian memilukan dialami oleh Team 18 ketika mobil Camaro yang dikemudikan oleh Anton De Pasquale secara mengenaskan kehabisan bahan bakar tepat pada putaran terakhir perlombaan. Kegagalan teknis yang sangat fatal ini otomatis membuyarkan impian kemenangan di depan mata dan membuka jalan bagi rival untuk merebut podium tertinggi secara dramatis.

Di balik ketatnya persaingan di lintasan aspal Mount Panorama, terselip kisah persaudaraan yang mengharukan antara para pekerja di balik layar. Manajer Team 18, Mitch Croke, membagikan sebuah momen kuat melalui media sosial yang menggambarkan kontras emosional antara kegembiraan dan kepedihan yang mendalam. Saudara kandungnya, Shane Croke, yang bekerja sebagai staf sub-perakitan dan anggota kru pit untuk Dick Johnson Racing, dengan cepat mengesampingkan selebrasi kemenangan timnya demi menghampiri dan menghibur saudaranya yang sedang terpukul.

Momen setelah perlombaan tersebut diwarnai oleh keheningan dan air mata yang mendalam di dalam kubu Team 18. Mitch Croke mengungkapkan kepada Speedcafe bahwa hubungan keluarga mereka jauh lebih kuat daripada sekadar rivalitas di lorong pit. "Biasanya ada sedikit persaingan dan candaan di antara kami, tetapi kami sangat dekat. Motorsport adalah bagian dari apa yang mengikat keluarga kami bersama-sama," ujar Mitch Croke mengenai momen emosional tersebut. Ia menambahkan bahwa saudaranya datang langsung dengan perasaan menyesal atas apa yang terjadi, namun ia menegaskan bahwa keluarganya harus tetap bangga atas performa sepanjang akhir pekan.

- Advertisement -
Advertisement

Pihak Team 18 sendiri telah merilis pernyataan resmi pada hari Selasa yang mengonfirmasi bahwa kekurangan bahan bakar tersebut murni diakibatkan oleh masalah pada perangkat lunak strategi bahan bakar tim. Meskipun mengalami kekecewaan yang luar biasa setelah memimpin sebagian besar jalannya lomba, manajemen memastikan bahwa tidak akan ada pemecatan terhadap staf mana pun akibat kesalahan fatal tersebut. Seluruh anggota tim memilih untuk menghadapi masalah ini bersama-sama sebagai bentuk solidaritas profesional di garasi Mount Waverley.

Baca Juga PremiAir Depak Fraser dan Rekrut Murray untuk Sisa Musim Ini

Perjalanan pulang dari Bathurst menuju Melbourne diisi dengan perenungan yang panjang oleh para kru. Mitch Croke menceritakan bagaimana suasana kendaraan dipenuhi oleh keheningan, air mata, dan rasa penyesalan yang mendalam atas kemenangan yang terenggut di detik-detik akhir. Namun, kelompok teknik bergerak cepat untuk mencari akar permasalahan sejak hari Selasa pagi sebelum membongkar truk logistik, memastikan transparansi dan evaluasi menyeluruh dapat dilakukan demi kebaikan masa depan tim di ajang Supercars.