David Munoz akhirnya mendapatkan kesempatan yang dia idam-idamkan: naik kelas ke Moto2 pada 2027. Namun, jalan yang ditempuh pembalap asal Spanyol itu tidaklah mulus. Ia harus memutus kontrak lebih awal dengan tim Jerman, Liqui Moly Dynavolt Intact GP, dan memilih bergabung dengan Gresini Racing.
Keputusan ini mengejutkan banyak pihak, mengingat Munoz baru saja menandatangani kontrak tiga tahun dengan Intact GP pada akhir 2025. Rencana awalnya, ia akan menjalani musim 2026 di Moto3, lalu promosi ke Moto2 bersama tim yang sama. Namun, serangkaian cedera yang dialaminya musim ini mengubah segalanya.
Perbedaan Pandangan dengan Intact GP
Cidera yang menimpanya memaksa Munoz menjalani beberapa operasi. Ia pun belum fit untuk kembali balapan. Intact GP mengusulkan perubahan rencana: Munoz tetap di Moto3 hingga 2027, baru kemudian promosi ke Moto2 pada 2028. Usulan ini muncul karena tim ingin memberi kesempatan promosi kepada David Almansa pada 2027, yang juga menjadi incaran Gresini.
Namun, Munoz tidak sependapat. Ia bersikeras ingin naik ke Moto2 pada 2027. Intact GP tidak bisa memenuhi keinginannya karena Almansa sudah dikunci untuk promosi, sementara Manuel Gonzalez tetap bertahan di tim. Akhirnya, Munoz meminta untuk mengakhiri kontraknya lebih awal, dan permintaan itu dikabulkan.
Baca Juga Steiner Buka Peluang Tech3 Comeback ke Moto2: 'Saya Tidak Menutupnya'Kejutan di Gresini
Yang menarik, justru Munoz, bukan Almansa, yang akan duduk di Gresini pada 2027. Ia akan menjadi rekan setim Alonso Lopez yang sudah dikonfirmasi lebih dulu. Bagi Munoz, ini adalah jalan keluar yang sesuai dengan ambisinya meski musim ini penuh rintangan. Debut Moto2-nya akan menjadi babak baru yang dinanti.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!