Pandeglang, Nusantara Media  – Dalam rangka memastikan kesiapan masyarakat menghadapi kegiatan penilaian Kampung Pancasila, Komandan Kodim (Dandim) 0601/Pandeglang Letkol Inf Fajar Aulia Futra, S.I.P. didampingi Danramil 0103/Banjar Lettu Inf Deni Dimyati melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) sekaligus musyawarah bersama pemerintah desa dan pengelola BUMDes Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Minggu (6/9/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai tersebut berlangsung di Kampung Cileuksa RT 02 RW 01, Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang. Kegiatan turut dihadiri Evi selaku Sekretaris Desa Bandung yang mewakili Kepala Desa Bandung serta Saipul selaku Direktur Utama BUMDes Desa Bandung.

Komsos dan musyawarah tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari persiapan menghadapi rencana kunjungan penilaian Kampung Cileuksa sebagai Kampung Pancasila yang dijadwalkan pada 8 September 2026 di Desa Bandung, Kecamatan Banjar.
Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0601/Pandeglang bersama Danramil 0103/Banjar melakukan peninjauan sekaligus membahas berbagai persiapan yang perlu dilakukan oleh masyarakat dan pemerintah desa. Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah kesiapan sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang menjadi potensi unggulan masyarakat Desa Bandung.

- Advertisement -
Advertisement

Beberapa produk yang dipersiapkan antara lain kerajinan anyaman pandan dan kain batik khas Desa Bandung. Produk-produk tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu potensi ekonomi kreatif yang dapat ditampilkan dalam rangka memperkenalkan keunggulan serta kreativitas masyarakat Desa Bandung.
Melalui kegiatan musyawarah tersebut, seluruh pihak bersama-sama membahas kesiapan teknis maupun materi yang akan ditampilkan dalam kegiatan penilaian.

Selain aspek UMKM, persiapan juga diarahkan untuk memperkuat keterlibatan masyarakat serta menampilkan berbagai potensi dan kegiatan positif yang mencerminkan nilai-nilai Pancasila, gotong royong, kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan.

Dandim 0601/Pandeglang menekankan pentingnya sinergi antara TNI, pemerintah desa, pengelola BUMDes dan seluruh lapisan masyarakat dalam mempersiapkan Kampung Pancasila. Menurutnya, keberadaan Kampung Pancasila bukan hanya sebatas kegiatan seremonial atau penilaian, tetapi harus mampu menjadi wadah untuk menumbuhkan dan mempertahankan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

“Kesiapan Kampung Pancasila harus menjadi tanggung jawab bersama. Yang paling penting adalah bagaimana nilai-nilai Pancasila benar-benar diterapkan dalam kehidupan masyarakat, melalui gotong royong, kebersamaan, toleransi dan kepedulian terhadap lingkungan,” ujar Dandim.

Baca Juga Aksi Nyata Dandim 0601/Pandeglang Letkol Inf Fajar Aulia Futra, Pimpin Gotong Royong Perawatan Lapangan Voli

Lebih lanjut, Dandim juga memberikan perhatian terhadap pengembangan UMKM masyarakat. Menurutnya, potensi kerajinan anyaman pandan dan kain batik khas Desa Bandung merupakan aset yang perlu terus dikembangkan sehingga tidak hanya menjadi produk unggulan desa, tetapi juga mampu meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Danramil 0103/Banjar Lettu Inf Deni Dimyati menyampaikan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pemerintah desa dan masyarakat untuk memastikan seluruh persiapan berjalan dengan baik. Keterlibatan Babinsa di wilayah juga diharapkan dapat membantu menjalin komunikasi dan menggerakkan masyarakat dalam mendukung pelaksanaan kegiatan.

Kegiatan Komsos dan musyawarah berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. Seluruh pihak menunjukkan komitmen serta antusiasme dalam mempersiapkan kunjungan penilaian Kampung Pancasila yang akan dilaksanakan pada 8 September mendatang.

Dengan adanya persiapan yang matang dan sinergi seluruh komponen masyarakat, diharapkan Kampung Cileuksa, Desa Bandung, dapat menampilkan potensi terbaiknya serta menjadi contoh penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat.