Franco Colapinto tak kuasa menahan air mata setelah kesalahan di restart membuatnya kehilangan peluang podium di Grand Prix Italia. Padahal, Alpine tampil sensasional sejak kualifikasi, dengan Pierre Gasly merebut pole position yang mengejutkan, sementara Colapinto juga berada di posisi sepuluh besar.
Segalanya berjalan mulus bagi pembalap asal Argentina itu. Dengan memanfaatkan energi listrik penuh tepat sebelum bendera merah dikibarkan akibat kecelakaan berat Charles Leclerc, Colapinto melesat ke posisi keempat. Setelah balapan kembali bergulir, ia bahkan berhasil melewati Max Verstappen untuk mengamankan posisi ketiga.
Namun, euforia itu sirna dalam sekejap. Saat mencoba mempertahankan posisinya, Colapinto kehilangan kendali di Lesmo pertama dan mobilnya meluncur ke gravel. Meski mampu kembali ke lintasan, ia sudah terlempar ke posisi 16. "Seharusnya ini balapan yang hebat, tapi saya membuat kesalahan besar. Saya menyia-nyiakan kesempatan yang sangat penting bagi tim dan diri saya sendiri," ujarnya kepada ESPN Argentina, dikutip dari Crash.net.
Dengan sisa lap yang ada, Colapinto berjuang keras dan akhirnya finis di posisi kesembilan, mengumpulkan dua poin penting bagi Alpine. Hasil itu hanya terpaut dua posisi di belakang rekan setimnya yang tidak mengalami drama. Namun, rasa penyesalan tetap membekas. "Saya frustrasi. Saya melakukan beberapa hal bagus, tapi kehilangan mobil sepenuhnya di tikungan 5-6," tambahnya.
Baca Juga Toto Wolff Ungkap Kisah Niki Lauda di Balik Pole Ikonik HamiltonColapinto mengaku belum sepenuhnya memahami penyebab kecelakaan tersebut. "Saya tidak mengerti apa yang terjadi. Mobilnya sangat agresif, dan saya melaju sangat kencang melewati kerb, itu tidak membantu," katanya. Meski demikian, pengalaman bertarung dengan tim-tim papan atas memberinya motivasi besar. "Saat Anda berada di mobil, Anda tidak merasakan perbedaannya. Itu keren bisa bertarung dengan mobil-mobil terbaik, kami tidak percaya. Itulah mengapa kehilangan kesempatan seperti ini sangat menyakitkan," pungkasnya.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!