Dunia otomotif kembali dikejutkan oleh langkah berani pabrikan asal Prancis yang memutuskan untuk membangkitkan kembali salah satu model paling ikonik dalam sejarah industri roda empat. Citroen secara resmi memperkenalkan konsep terbaru yang terinspirasi dari kendaraan legendaris mereka di ajang pameran otomotif bergengsi. Kendaraan legendaris yang dulu dijuluki sebagai payung beroda dengan empat kursi dan kapasitas muatan unik ini kini bertransformasi menjadi kendaraan ramah lingkungan bertenaga listrik penuh yang siap mencuri perhatian publik global.

Sejarah mencatat bahwa model klasik tersebut lahir pada tahun 1948 dengan membawa kesederhanaan filosofis yang luar biasa tinggi bagi mobilitas masyarakat luas pada masa itu. Kendaraan orisinal tersebut mampu menaklukkan berbagai medan jalan berkat sistem suspensi empuk legendaris yang membuat mobil ini meluncur mulus di atas permukaan jalan apa pun. Kini, semangat kesederhanaan dan kebebasan tersebut coba dihadirkan kembali dalam wujud modern yang dirancang untuk menjawab tantangan zaman di era transisi energi global saat ini.

Dalam presentasinya di hadapan para pengamat dan media, CEO Xavier Chardon menegaskan bahwa proses menghidupkan kembali nama besar ini bukan sekadar upaya melakukan duplikasi buta terhadap masa lalu. Xavier Chardon menyatakan secara terbuka bahwa konsep ini bertujuan untuk membawa esensi unik kendaraan tersebut ke dalam dunia modern yang sangat membutuhkan kendaraan perkotaan berukuran kecil yang efisien. Mobil masa depan ini dirancang agar tidak memiliki bobot berlebihan serta tetap menjaga keterjangkauan harga bagi konsumen luas di kawasan Eropa.

- Advertisement -
Advertisement

Secara teknis, kendaraan konsep ini tampil dengan panjang bodi 3,76 meter yang justru lebih pendek dibandingkan versi pendahulunya di masa lampau. Pendekatan desain yang diusung merupakan sebuah latihan pengurangan masif yang berfokus pada efisiensi bobot ringan, kapasitas baterai yang proporsional, serta eliminasi berbagai komplikasi mekanis yang tidak perlu. Filosofi perancangan ini menghasilkan sebuah sarana transportasi yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga sangat praktis untuk dioperasikan dalam aktivitas mobilitas harian di perkotaan padat.

Baca Juga Aksi Larry Perkins Bawa Trofi Peter Brock di Bathurst 1000

Sentuhan nostalgia terasa sangat kuat pada berbagai detail estetika eksterior maupun interior yang disematkan oleh tim perancang pabrikan. Mulai dari lampu depan berbentuk bulat yang mempertahankan karakter klasik, atap kanopi berbahan kain yang dapat digulung manual, hingga penggunaan lingkar kemudi monorazza tunggal yang ikonik. Bagian kabin juga dilengkapi dengan elemen-elemen unik seperti pelapis kursi bermotif tartan kuning, tombol kendali bergaya retro, hingga penggunaan grafis dasbor yang terinspirasi dari buku komik klasik.

Kehadiran proyek ambisius ini diproyeksikan untuk mengisi kekosongan segmen kendaraan perkotaan listrik murni yang selama ini belum tergarap secara optimal oleh pabrikan lain di pasaran. Dengan target harga jual yang dipatok sekitar 15.000 euro serta kepatuhan penuh terhadap regulasi kendaraan listrik masa depan, inovasi ini menawarkan alternatif segar bagi konsumen. Mobil ini hadir bukan sekadar sebagai alat pameran di museum, melainkan sebuah solusi mobilitas praktis yang kembali mengembalikan esensi berkendara secara murni.