Petualangan luar biasa Ana Carrasco di kancah Kejuaraan Dunia Supersport atau WorldSSP dipastikan akan terus berlanjut. Di tengah tantangan teknis yang masif dan hasil balap yang belum memuaskan, pembalap asal Spanyol ini resmi menandatangani perpanjangan kontrak untuk tetap memacu motor bersama pabrikan asal Jepang tersebut hingga tahun 2027 mendatang. Keputusan ini diumumkan langsung di sela-sela akhir pekan balap WorldSSP di Sirkuit Estoril, Portugal, menegaskan komitmen jangka panjang kedua belah pihak dalam proyek pengembangan balap motor level menengah ini.
Sebagai perempuan pertama yang berhasil mencatatkan sejarah sebagai juara dunia balap jalan raya dalam kejuaraan terbuka pada tahun 2018 di kelas Supersport 300, serta tambahan gelar juara dunia Women’s Circuit Racing World Championship pada tahun 2024, perjalanan karier Carrasco selalu dipenuhi dengan determinasi tinggi. Sejak naik kelas ke WorldSSP penuh waktu mulai musim 2025 bersama Honda France, ia mengandalkan motor Honda CBR600RR. Namun, jalan terjal harus dihadapi oleh sang juara dunia karena spesifikasi kuda besi miliknya dinilai sebagai salah satu paket paling tertinggal di grid kejuaraan saat ini.
Hingga musim berjalan, tantangan teknis tersebut terwujud dalam catatan waktu dan perolehan poin. Mengendarai motor dengan basis yang belum tersentuh pembaruan masif selama bertahun-tahun, Carrasco belum mampu menembus zona 15 besar perolehan poin dunia, dengan catatan finis terbaik di posisi ke-22 pada musim perdananya dan beberapa kali finis di posisi ke-25 pada musim berikutnya. Rekan satu timnya, Corentin Perolari, juga mengalami kesulitan serupa meski masih mampu mendulang beberapa angka penting bagi garasi tim.
Kendati dihadapkan pada realitas hasil lintasan yang berat, manajemen pabrikan tetap menaruh keyakinan penuh pada etos kerja dan kapasitas teknis pembalap andalannya. Dilansir dari Speedweek, kesepakatan baru ini didasari oleh visi bersama untuk mengangkat kembali performa motor andalan mereka agar mampu bersaing secara kompetitif melawan dominasi pabrikan lain seperti Kawasaki yang kini menurunkan mesin 636cc terbaru di tangan pembalap top.
"Saya memiliki besar kepercayaan dalam proyek ini dan pada potensi Honda. Oleh karena itu, saya sangat senang untuk terus menjadi bagian dari keluarga besar ini dan terutama melanjutkan petualangan ini di kelas Supersport," ungkap Ana Carrasco mengomentari perpanjangan ikatan kerjasamanya.
Lebih lanjut, pemenang banyak seri balapan level junior tersebut menegaskan bahwa dirinya bukanlah tipe pribadi yang suka meninggalkan pekerjaan sebelum tuntas. Ia melihat ada fondasi kemajuan yang telah dibangun secara perlahan di balik garasi tim, meskipun jalan panjang masih harus ditempuh untuk membawa mesin tua tersebut bertarung di barisan depan.
Baca Juga Fredrik Lindgren Amankan Wildcard Terakhir Speedway GP 2027"Saya adalah seseorang yang menyelesaikan apa yang saya mulai, dan saya percaya bahwa proyek ini belum selesai. Kami telah membuat kemajuan yang berarti, tetapi masih ada jalan panjang di depan, dan saya akan mendampingi misi ini sampai akhir," tambahnya penuh keyakinan.
Kanal teknis WorldSSP sendiri mencatat bahwa Honda CBR600RR merupakan satu-satunya motor bermesin klasik 600cc murni yang bertahan tanpa perubahan radikal, berbeda dengan para rival yang terus melakukan pembaruan mesin demi memburu top speed dan akselerasi optimal. Namun, dukungan penuh dari prinsipal pabrikan membuat Honda tetap optimis menatap sisa kalender balap musim ini di Jerez serta proyek ambisius menuju tahun-tahun mendatang bersama sang juara dunia wanita.
"Saya yakin bahwa kita memiliki potensi untuk membawa Honda kembali ke tempat yang semestinya. Saya ingin berterima kasih kepada mereka atas dukungan dalam dua musim terakhir dan terutama atas kepercayaan yang terus diberikan untuk masa depan," tutupnya.

Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!