Kampanye Alex Marquez di ajang MotoGP musim 2026 jauh panggang dari api jika dibandingkan dengan musim gemilangnya tahun lalu. Bintang Gresini Racing tersebut sebelumnya sangat diharapkan mampu melanjutkan tren positif setelah dianugerahi motor spesifikasi pabrikan dari Ducati. Namun, perjalanan musim ini tidak berjalan sesuai dengan harapan sang pembalap maupun skuad asal Italia tersebut di atas lintasan balap.

Setelah berhasil menasbihkan diri sebagai salah satu pembalap paling konsisten di grid—dengan catatan setidaknya satu kali finis di posisi dua besar dalam 17 dari 22 akhir pekan balapan tahun lalu—pembalap asal Spanyol ini justru mengalami fluktuasi performa yang sangat tajam dari satu seri ke seri berikutnya. Dengan hanya menyisakan lima seri tersisa musim ini, posisinya tertahan di peringkat kedelapan klasemen sementara dengan raihan 172 poin, jumlah yang bahkan belum mencapai setengah dari perolehan poin sang kakak, Marc Marquez.

Kendati demikian, manajemen tim Gresini tetap teguh meyakini bahwa pembalap berusia 30 tahun tersebut sama sekali tidak kehilangan kecepatan alami yang menjadi ciri khasnya di lintasan. Sebaliknya, tim meyakini bahwa ia masih tertahan oleh kondisi bahu kanan yang belum pulih sepenuhnya setelah mengalami insiden patah tulang selangka akibat kecelakaan parah saat bersenggolan dengan Pedro Acosta pada Grand Prix Catalunya bulan Mei lalu.

- Advertisement -
Advertisement

Manajer Tim Michele Masini memberikan penjelasan mendalam kepada Motorsport.com mengenai situasi sulit yang tengah membelenggu garasinya musim ini. "Kami tahu bahwa setelah tahun-tahun kemenangan, tahun berikutnya bisa menjadi masa yang berat setidaknya untuk mengulang hasil yang sama," ungkap Michele Masini menjelaskan tantangan besar yang harus dihadapi oleh timnya.

Baca Juga Enea Bastianini Tunjukkan Progres dengan KTM di MotoGP Le Mans 2025

"Tahun ini, pada titik tertentu, ketika kami menemukan dasar yang sangat baik dan kecepatan yang sangat baik seperti tahun lalu, kami mengalami kecelakaan hebat di Barcelona—cedera parah yang memaksanya absen selama beberapa balapan. Ada beberapa tahun di mana Anda juga membutuhkan keberuntungan untuk meraih hasil dan menjaga konsistensi. Terkadang, kita lupa bahwa cedera adalah bagian dari permainan," lanjut Michele Masini.

Ia juga menambahkan bahwa meskipun dihantam ketidakberuntungan, kecepatan sang pembalap tidak pernah benar-benar pudar dari dalam dirinya. "Sejauh ini, kami sedikit kurang beruntung tetapi saya benar-benar terkesan dan senang dengan kecepatannya karena dia tidak pernah kehilangan kecepatan itu. Setelah cedera, dia kembali dan menunjukkan bahwa kecepatan itu masih ada. Memang benar dia masih belum berada di level 100 persen dengan bahu kanannya setelah cedera. Untuk mengendarai motor MotoGP, Anda harus berada di level 100 persen. Sebagai contoh, jika saat ini Anda berada di level 95 persen, Anda akan kehilangan sesuatu. Namun kami akan mencoba memaksimalkan setiap akhir pekan untuk membawa pulang hasil yang baik," pungkas Michele Masini.

Alex Marquez bersama Gresini Racing di MotoGP 2026
Alex Marquez, Gresini Racing. (Foto: Gold and Goose Photography / Getty Images)