Dunia reli internasional kembali bergemuruh setelah Carlos Sainz memutuskan untuk turun gunung dan melakukan uji coba intensif pekan ini. Pereli legendaris asal Spanyol tersebut tidak sendirian, ia kembali bergandengan tangan dengan co-driver setianya, Luis Moya, demi mempersiapkan diri menghadapi ajang balap klasik yang sudah dinantikan oleh para penggemar motorsport di seluruh dunia.

Sesi pengujian tersebut dilangsungkan di kawasan pegunungan Bello, wilayah munisipalitas Aller, Asturias. Dalam agenda penting ini, pasangan juara dunia WRC tahun 1990 dan 1992 itu mempercayakan persiapan mereka kepada mobil Ford Escort WRC yang dipersiapkan secara khusus oleh tim Past-Racing di bawah komando Daniel Alonso. Pemilihan kendaraan ini bukan tanpa alasan mendalam, melainkan sebuah bentuk nostalgia atas sejarah panjang yang mereka ukir bersama di kancah reli dunia pada musim 1997 silam.

Kendati demikian, penggunaan Ford Escort WRC dalam sesi tes tersebut tidak serta-merta mengonfirmasi bahwa mobil yang sama akan mereka kemudikan saat turun di lomba yang sebenarnya. Berdasarkan keterangan resmi yang dirilis usai pengujian, kendaraan kompetisi resmi yang akan dipakai oleh Carlos Sainz dan Luis Moya hingga kini masih belum diumumkan secara definitif oleh pihak tim maupun penyelenggara.

- Advertisement -
Advertisement

Kehadiran mereka di Asturias dipastikan bukan sekadar menjadi pemanis atau hiburan semata melalui agenda penghormatan bertajuk Carlos Sainz Tribute. Penyelenggara memastikan bahwa sang legenda bersama navigatornya akan benar-benar ambil bagian dalam ketatnya persaingan di atas lintasan, menjadikan keterlibatan mereka memiliki elemen kompetitif yang nyata dan sangat dinantikan oleh para penonton setia.

Baca Juga Era Baru WRC Tarik Minat Pabrikan, Skoda Siapkan Strategi Khusus

Rallye de Asturias Historico sendiri dijadwalkan bakal menyapa para pecinta balap untuk edisi yang ke-17 kalinya pada tanggal 28 hingga 31 Oktober mendatang. Selama akhir pekan tersebut, para peserta harus menaklukkan sepuluh special stages menantang dengan total jarak tempuh mencapai 126,65 kilometer di medan yang dikenal sangat teknis dan menguji ketahanan fisik maupun mental.