Juan Pablo Montoya menilai manajemen senior Ferrari harus segera mengambil sikap tegas setelah Lewis Hamilton dan Charles Leclerc terlibat insiden di lap pembuka Grand Prix Italia. Menurut mantan pembalap F1 itu, batas antar kedua pembalap harus diperjelas demi kepentingan tim.
Momen krusial terjadi di Tikungan 1 Monza, saat Hamilton mencoba menyalip dari dalam dan memaksa Leclerc keluar jalur. Alih-alih bertahan, Frederic Vasseur dan jajaran manajemen justru dibuat pusing dengan konsekuensi yang muncul: Hamilton terpaksa keluar dari trek dan turun ke posisi 10, sementara Leclerc kemudian mengalami kecelakaan di Parabolica pada lap kedua.
Ferrari akhirnya harus puas dengan posisi keenam Hamilton, sementara Leclerc gagal finis. Situasi ini kontras dengan performa Mercedes yang menuntaskan balapan dengan finis 1-2 berkat aksi gemilang Kimi Antonelli yang naik dari posisi 19.
Montoya menegaskan bahwa Vasseur dan petinggi Ferrari lainnya harus mengadakan pertemuan internal sebelum GP Spanyol di Madrid. "Mereka perlu duduk bersama, bukan hanya dengan Fred, tapi juga atasannya. Keduanya harus ke Maranello pekan ini untuk berbicara serius," ujar Montoya di F1 TV.
Baca Juga Piastri Ungkap Blunder Tikungan 14 di Belgian GP 2025, Norris Curi Pole!Komentar Leclerc yang mengaku "membalap seperti lawan lainnya" mendapat sorotan tajam dari Montoya. "Itu bukan cara memperlakukan rekan setim. Kamu harus menghormati rekan setim dan tim," tegasnya.
Dampaknya terasa di klasemen: Hamilton kini tertinggal 10 poin dari George Russell di posisi kedua, dan 76 poin dari pemimpin klasemen Antonelli. Leclerc sendiri berada di posisi kelima dengan 155 poin, terpaut 112 poin dari puncak.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!