Tangerang, Nusantara Media  – Kobaran api si jago merah melahap habis bedeng sementara pekerja proyek Summarecon (Jaya 65) di Kampung Kadu RT 01/RW 01, Desa Curug, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, pada Senin siang ini. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang diduga dipicu korsleting listrik ini, meski kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp80 juta.

Kejadian bermula sekitar pukul 13:22 WIB, ketika warga setempat bernama Yusuf melaporkan adanya kebakaran ke Pusdalops BPBD Kabupaten Tangerang. Saksi mata panik melihat api cepat membesar dari instalasi listrik di bedeng pekerja. "Api tiba-tiba muncul dan langsung membesar, saya langsung telepon bantuan," ujar Yusuf.

Respon cepat datang dari tim pemadam kebakaran. Unit dari Mako Curug dengan 6 personel berangkat pukul 13:28 WIB dan tiba di lokasi hanya dalam 5 menit, mengingat jarak tempuh hanya 1,1 km. Didukung satu unit lagi dari Pos Kelapa Dua dengan 4 personel, api berhasil dipadamkan pada pukul 14:45 WIB. Unsur pendukung seperti BPBD Kabupaten Tangerang, warga sekitar, Babinsa, dan Polsek Curug turut membantu memastikan situasi terkendali tanpa hambatan berarti.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik, menyatakan bahwa penyebab utama diduga korsleting listrik pada instalasi bedeng. "Tidak ada korban jiwa atau luka, tapi kerugian materiil sekitar Rp80 juta," katanya.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya keselamatan listrik di area proyek konstruksi, yang sering kali menggunakan instalasi sementara dan rawan korsleting. Respons sigap BPBD Kabupaten Tangerang patut diapresiasi, karena berhasil mencegah api meluas ke pemukiman sekitar.