Pandeglang, Nusantara Media - bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat, TNI AD terus berperan aktif dalam mendukung program pembangunan Rumah Tidak Layak Huni bagi warga yang membutuhkan. Pendampingan tersebut merupakan salah satu wujud nyata pengabdian kepada rakyat dalam membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan hunian yang lebih layak, aman, dan nyaman di berbagai wilayah binaan teritorial.
Pada Kamis, 29 Oktober 2026, Sertu Herwansyah selaku Babinsa Koramil 0103/Banjar, Kodim 0601/Pandeglang, melaksanakan pendampingan langsung pada proses pembangunan Rumah Tidak Layak Huni milik Agnia Ambar Sari. Lokasi pengerjaan tersebut bertempat di Kampung Nagrok, RT 02/RW 01, Desa Bayumundu, Kecamatan Kaduhejo, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten.

Tim Peliput
Kegiatan pendampingan ini merupakan bagian dari tugas pokok aparat kewilayahan dalam mendukung pelaksanaan program pembangunan di daerah, khususnya yang berkaitan langsung dengan peningkatan kesejahteraan sosial. Kehadiran aparat di tengah-tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan semangat serta motivasi bagi warga penerima manfaat, sekaligus memperkuat hubungan silaturahmi yang erat antara militer dan masyarakat.
Berdasarkan hasil pemantauan dan peninjauan langsung di lapangan, progres fisik pembangunan tempat tinggal milik warga tersebut saat ini telah mencapai kurang lebih 15 persen. Meskipun masih berada pada tahap awal pengerjaan konstruksi, proses pembangunan terus berjalan secara konsisten sebagai bagian dari upaya mewujudkan hunian yang memenuhi standar kesehatan dan keamanan.
Dalam pelaksanaannya, aparat kewilayahan melakukan pemantauan intensif guna mendukung kelancaran seluruh rangkaian kegiatan pembangunan fisik. Peran aktif tersebut tidak hanya sebatas melakukan pengawasan, tetapi juga menjadi bagian dari komitmen institusi untuk memastikan program sosial yang menyentuh langsung kebutuhan warga dapat berjalan sesuai dengan rencana dan tahapan pengerjaannya.
Baca Juga Akhiri Keterisolasian, Kodim 0601/Pandeglang Bangun Jembatan Perintis Garuda Sepanjang 75 Meter di Desa IdamanProgram pembangunan hunian layak memiliki arti strategis bagi masyarakat kurang mampu, terutama bagi keluarga yang membutuhkan uluran tangan untuk memperoleh tempat tinggal yang layak huni. Tempat tinggal yang memenuhi standar kesehatan bukan sekadar bangunan fisik untuk berlindung dari cuaca, melainkan fondasi penting dalam menciptakan lingkungan keluarga yang sehat, aman, serta mendukung produktivitas sehari-hari.
Melalui keterlibatan aktif dalam kegiatan teritorial ini, jajaran komando kewilayahan terus menunjukkan komitmen nyata untuk selalu hadir di tengah masyarakat guna membantu mengatasi berbagai kesulitan di wilayah binaan. Sinergi yang kuat antara aparat dan warga terbukti mampu menumbuhkan semangat kebersamaan, gotong royong, serta mendukung percepatan pembangunan di tingkat pedesaan.
Dilaporkan oleh Tim Peliput, seluruh rangkaian kegiatan pendampingan sosial ini berjalan dengan lancar dan mendapat sambutan positif dari warga setempat. Upaya pembinaan teritorial ini akan terus dilanjutkan secara berkesinambungan guna memastikan terwujudnya pemerataan kesejahteraan serta memperkokoh kemanunggalan antara rakyat dan aparat pertahanan di daerah.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!