Arvid Lindblad harus menelan pil pahit di sesi latihan kedua Grand Prix Spanyol. Pembalap muda Racing Bulls itu mengalami kecelakaan yang membuat sesi dihentikan sementara, dan kini ia harus menghitung ongkosnya untuk sisa akhir pekan di Sirkuit Madring, Madrid.

Sebelum insiden, Lindblad tampil mengejutkan. Ia berhasil menempatkan mobilnya di posisi keempat saat simulasi kualifikasi berlangsung di pertengahan sesi. Kecepatannya mengundang decak kagum, mengingat ia masih seorang rookie di ajang Formula 1.

Namun, petaka datang saat sesi tersisa sekitar 20 menit. Di tikungan 13, Lindblad kehilangan kendali atas mobilnya dan menghantam pembatas dengan keras. Insiden itu langsung membuat bendera merah dikibarkan. Marshall pun bergegas mengevakuasi mobil Racing Bulls dan memperbaiki pembatas yang rusak.

- Advertisement -
Advertisement

Meski kecelakaan terlihat mengerikan, Lindblad memastikan kondisinya baik-baik saja. "Saya tidak apa-apa," ujarnya santai. "Saya merasa baik, jujur. Tampak buruk, tapi sebenarnya benturannya tidak terlalu keras. Charles Leclerc pernah mengalaminya dengan lebih spektakuler di Monza."

Kerusakan pada mobil cukup parah. Sayap depan dan belakang, lantai, serta suspensi semuanya mengalami kerusakan. "Ada kerusakan lumayan banyak, tapi masih bisa diperbaiki," tambahnya. "Saya minta maaf kepada para insinyur, terutama mekanik, karena mereka harus bekerja ekstra malam ini."

Meski kehilangan kesempatan menjalani long run, Lindblad tetap optimis. Ia menegaskan kecepatannya sebelum kecelakaan adalah nyata. "Kecepatan kami bagus. Kami P4 secara sah. Setiap lap di FP2 kami cepat, itu yang terpenting," jelasnya. "Kualifikasi lebih penting di sirkuit ini, jadi kami baik-baik saja. Kami melewatkan sedikit long run, tapi tidak ada yang benar-benar melakukannya. Saya pikir kami berada di posisi yang layak untuk besok."

Baca Juga Buxton Kritik Keras Insiden Hamilton-Leclerc di Monza

Insiden ini menjadi ujian mental bagi Racing Bulls. Tim harus memastikan mobil Lindblad siap untuk sesi kualifikasi, sementara sang pembalap harus bisa mengesampingkan insiden tersebut dan fokus pada performa. Madrid sendiri dikenal sebagai sirkuit yang menuntut presisi tinggi, sehingga kesalahan sekecil apa pun bisa berakibat fatal.

Lindblad menyadari pentingnya sesi kualifikasi di Madring. "Kualifikasi adalah hal yang lebih penting di trek ini," tegasnya. "Jadi kami bagus di sana. Dan ya, kami melewatkan sedikit long run, tapi jujur, tidak ada yang mendapatkan long run yang layak. Jadi saya pikir kami berada di tempat yang layak untuk besok. Saya hanya akan fokus untuk mereset malam ini, mencoba memblokir apa yang terjadi, dan mengambil pelajaran baik dari hari ini."

Dengan sisa waktu yang ada, Racing Bulls dan Lindblad harus bahu-membahu memperbaiki mobil dan memulihkan kepercayaan diri. Jika berhasil, bukan tidak mungkin Lindblad kembali mengejutkan di kualifikasi dan balapan. Namun jika gagal, insiden di Madrid bisa menjadi pukulan besar bagi musim perdananya.