Naomi Schiff, analis Sky Sports F1, menegaskan bahwa Andrea Kimi Antonelli tidak lagi pantas dipandang sebagai sensasi remaja. Pembalap Mercedes itu kini telah membuktikan diri sebagai kandidat serius gelar juara Formula 1.

Berbicara dalam podcast Up To Speed bersama Will Buxton dan David Coulthard menjelang Grand Prix Belanda, Schiff mengapresiasi performa menonjol Antonelli pada paruh pertama musim keduanya di F1. Kimi Antonelli saat ini memimpin klasemen pembalap dengan keunggulan 50 poin atas Lewis Hamilton di posisi kedua.

Keputusan Mercedes mempromosikan Antonelli di usia muda untuk menggantikan Hamilton—yang pindah ke Ferrari—sempat dianggap berisiko. Namun Schiff menilai konsistensi pembalap asal Italia itu membuat perburuan gelarnya tak lagi mengejutkan.

- Advertisement -
Advertisement

"Ada sesuatu dalam bahasa tubuhnya. Dia seolah tidak memikul beban seperti pembalap lain di sekitarnya," jelas Schiff. "Itu datang dari usianya, dari fakta bahwa dia baru di musim kedua. Dia tidak berada di posisi seperti George yang dituntut langsung memberikan kemenangan untuk membenarkan tempatnya di tim."

Baca Juga Lewis Hamilton, Alonso, dan Antonelli Start dari Pit-Lane di F1 Spa 2025

Schiff menambahkan, "Kimi masih di tahap awal karier. Mereka mengambil taruhan besar padanya, dan itu terbukti berhasil. Tapi saya pikir kita harus berhenti memandangnya sebagai anak muda yang kebetulan tampil bagus. Dia melakukannya, dia membuktikan mampu. Saya tidak akan terkejut jika dia mempertahankan performa ini."

Analis tersebut justru lebih terkejut jika George Russell tidak mampu membalikkan keadaan. "George datang dengan ekspektasi tinggi, tapi belum berjalan sesuai harapan. Itu yang paling mengejutkan saya," pungkas Schiff.