Keputusan besar Fabio Quartararo untuk meninggalkan Yamaha dan bergabung dengan Honda pada MotoGP 2027 akhirnya terbuka. Jauh dari sekadar pindah pabrikan, ini adalah langkah yang ia yakini sebagai awal baru yang ia butuhkan, baik secara mental maupun teknis.
Setelah delapan musim mengendarai M1, termasuk enam tahun bersama tim pabrikan Yamaha, pembalap asal Prancis itu akan memimpin proyek kebangkitan Honda mulai 2027. Kepindahan ini diumumkan pada akhir Juli, dan baru sekarang ia buka suara untuk pertama kalinya di hadapan media, saat sesi jumpa pers di Silverstone.
"Saya harap mereka bisa memberikan motor yang menang. Tapi tentu saja, ini adalah babak yang berakhir dengan Yamaha. Kami sudah menghabiskan delapan tahun bersama. Yang pertama lebih baik daripada yang terakhir," ujarnya, sambil menegaskan bahwa ia sama sekali tidak mengadakan negosiasi perpanjangan kontrak dengan Yamaha untuk 2027.
"Tidak," jawabnya tegas ketika ditanya apakah ada pembicaraan dengan Yamaha. "Dalam kasus ini, itu terutama karena mesinnya. Saya menghabiskan seluruh karier MotoGP saya dengan Yamaha. Tentu saja, saya sangat bahagia dan berterima kasih kepada Yamaha. Tetapi bagi saya, ini adalah waktu yang tepat untuk pindah. Saya butuh udara segar, orang baru, dan proyek baru. Saya butuh perubahan dalam segala hal, baik dari sisi mental maupun paket motor."
Keputusan ini tidak lepas dari perkembangan Honda yang ia nilai impresif. Pabrikan asal Tokyo itu bangkit dari dasar klasemen pada 2024 menjadi meraih satu kemenangan dan tiga podium lainnya pada musim lalu. Proyek jangka panjang yang ditawarkan Honda menjadi daya tarik tersendiri bagi Quartararo.
Baca Juga Honda Ungkap Masalah di Balik Upaya Bangkit di MotoGP 2025"Kami tahu mereka juga berada dalam situasi sulit. Tetapi pertumbuhan yang mereka lakukan dalam beberapa tahun terakhir dan proyek yang akan datang benar-benar membuat saya ingin ke sana," jelasnya.
Dengan perubahan regulasi besar yang akan terjadi pada 2027, keputusan Quartararo untuk pindah ke Honda bisa menjadi langkah strategis yang menentukan masa depannya. Pertanyaannya kini, akankah ia mampu membawa Honda kembali ke puncak? Hanya waktu yang bisa menjawab.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!