Naomi Schiff, analis Sky Sports F1, menobatkan Kimi Antonelli sebagai "generasional talent" setelah pembalap Mercedes itu tampil gemilang di Grand Prix Italia. Start dari posisi ke-19, Antonelli sukses menembus barisan depan dan memanfaatkan virtual safety car di tengah balapan untuk mengganti ban ke medium yang lebih segar.
Strategi itu menjadi kunci. Dengan ban yang lebih baru, Antonelli dengan cepat mengejar rekan setimnya, George Russell, yang masih bertahan dengan ban keras yang lebih tua. Di depan puluhan ribu Tifosi yang memadati sirkuit Monza, Antonelli melakukan overtake krusial dan finis pertama. Kemenangan ini bukan sekadar angka, melainkan pernyataan bahwa dirinya siap bersaing di papan atas.
"Hari ini semua orang terkesan dengan apa yang dilakukan Kimi Antonelli. Memiliki pahlawan rumah seperti dia yang jelas membuktikan bakat generasionalnya hari ini," ujar Schiff. "Dia tidak hanya naik dari belakang, tapi setelah pit stop, dia harus menutup jarak lagi, dan dia melakukannya. Dia mengambil kemenangan di kandang sendiri. Luar biasa."
Schiff juga menyoroti momen ketika Antonelli berhasil mendekati Russell hanya dalam enam atau tujuh lap. "Saya membayangkan jika George melihat kaca spion dan menyadari rekan setimnya sudah di belakang, saya akan tenggelam pada saat itu," tambahnya.
Baca Juga Mercedes Buka Suara: Team Order di Belanda Demi Selamatkan RussellKemenangan di Monza ini merupakan yang ketujuh bagi Antonelli di F1. Sebelumnya, pada musim keduanya, ia sempat memimpin klasemen setelah menang beruntun di GP China dan Jepang, lalu menambah empat kemenangan lagi sebelum libur musim panas. Kini, pembalap berusia 20 tahun itu unggul 66 poin atas Russell di klasemen pembalap.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!