Alex Rins mengejutkan paddock MotoGP dengan pengumuman pensiun dari balap motor profesional pada akhir musim 2026, dan akan beralih ke balap mobil mulai 2027. Keputusan ini diumumkan menjelang Grand Prix Aragon, hanya dua bulan setelah Yamaha memastikan tidak akan memperpanjang kontraknya.

Pembalap Spanyol berusia 30 tahun itu mengakhiri karier 14 tahun di kejuaraan dunia balap motor, dengan enam kemenangan grand prix dan 18 podium di kelas premier. Meski belum mengungkap secara detail di mana ia akan berkompetisi tahun depan, Rins menyatakan antusiasmenya menyambut babak baru.

"Saya tidak akan turun di superbike tahun depan," ujarnya. "Seperti yang saya bilang beberapa balapan lalu, saya punya proyek yang sangat bagus dan menarik, tapi belum bisa diungkap karena belum 100% selesai. Saya sangat senang. Sulit memilih karena saya menghabiskan seluruh hidup di MotoGP, dengan banyak pertarungan, balapan, dan kemenangan. Sekitar 14 tahun. Jadi, saya akan berhenti dari balap roda dua."

- Advertisement -
Advertisement

Rins mengakui sempat memiliki dua opsi di WorldSBK, namun akhirnya memilih meninggalkan balap motor. "Saya ingin berterima kasih kepada mereka karena sangat tertarik, tapi saya menemukan hal lain yang lebih memotivasi."

Karier Rins di MotoGP dimulai bersama Suzuki pada 2017 setelah mencatat prestasi di Moto3 dan Moto2. Bersama Suzuki, ia meraih sebagian besar kemenangan dan podium, termasuk kemenangan dramatis di Austin 2019. Pindah ke LCR Honda pada 2023, ia langsung menang di balapan ketiga, tetapi cedera serius di Mugello membuatnya absen panjang.

Baca Juga Aragon Jadi Penentu Nasib Ducati di Perebutan Gelar MotoGP 2026?

Sejak bergabung dengan Yamaha pada 2024, performa Rins belum sesuai harapan. Penurunan performa M1 dan dampak cedera membuatnya sulit bersaing di papan atas. "Saya sering bertanya pada diri sendiri apakah saya sedih berhenti, apakah harus lanjut, atau pindah kejuaraan," akunya. "Ini sudah menjadi rutinitas seumur hidup. Apa yang terjadi sekarang rumit, dan itu menghilangkan sebagian keinginan saya untuk terus di dunia motor."

Meski tidak meraih gelar dunia, Rins merasa puas dengan pencapaiannya. "Saya harus puas dengan apa yang telah saya raih. 14 tahun di kejuaraan dunia MotoGP. Banyak kemenangan dan pertarungan. Saya bertarung untuk gelar di Moto3, Moto2, dan MotoGP. Saya tidak memenangkan semuanya, tapi saya punya kesempatan bertarung di ketiga kategori."

Kepergian Rins menandai berakhirnya era bagi Yamaha yang tengah berjuang bangkit, dan membuka peluang bagi pembalap muda. Sementara itu, fans menantikan petualangan barunya di dunia balap mobil.